Sri Mulyani Ibaratkan APBN Sehat sebagai Rumah Kokoh

Target Pajak Naik, Sri Mulyani: Bukan untuk Bebani Pengusaha
September 19, 2018
Jokowi sudah teken Perpres pajak rokok, tutup defisit BPJS Kesehatan
September 19, 2018

Jakarta Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang sehat dapat melindungi negara dari berbagai gejolak ekonomi global seperti yang terjadi saat ini.

Sri Mulyani bahkan mengibaratkan APBN yang sehat sebagai rumah yang kokoh. “Dengan APBN kita yang sehat kita bersyukur kita mampu menghadapi kondisi turbulance dari luar. Bayangkan kalau itu lemah maka yang terjadi seperti di Argentina,” ujar Sri Mulyani di Hotel Kempinsky, Jakarta, Jumat (14/9/2018).

Sri Mulyani mengatakan, APBN sehat juga harus dicapai agar Indonesia tidak mengalami seperti yang terjadi di Turki. Di mana akibat tekanan kondisi global, Turki menaikkan suku bunga hingga 600 basis poin dari sebelumnya 17 persen menjadi 24 persen.

“Turki harus naikkan sampai 600 bps dari 17 jadi 24 persen. Itu karena inflasi tidak stabil APBN lemah dan neracanya lemah. Rumah kita harus kokoh kalau hadapi badai. Di luar itu tidak selalu sunshine bright and happy. Tapi dari yang hujan rintik, deras dan badai,” jelas dia.

Pemerintah terus mengamankan APBN 2018. Sampai saat ini defisit APBN mencapai Rp 150 triliun, turun jika dibandingkan dengan tahun lalu pada periode yang sama sebesar Rp 224 triliun.

“Karena itu APBN kita sampai 2018 September ini yang biasanya kita defisit cukup besar. Tahun lalu capai Rp 224 triliun tahun ini defisitnya Rp 150 triliun jauh lebih kecil. Bahkan primary balance posisi APBN kita posisi Rp 11 triliun. Tahun lalu negatif Rp 84 triliun,” tandasnya.

Sumber : Liputan6.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.

WhatsApp WA only