Menperin Tagih Janji Sri Mulyani Soal Insentif Deductible Tax

Pajak Impor Naik, Harga Kosmetik Korea Bakal Lebih Mahal
September 26, 2018
Tax Rebalancing Perlu Dikaji untuk Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi
September 26, 2018

JAKARTA – Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto menagih janji kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang akan memberikan insentif berupa pengurangan pajak di atas 100% (super deductible tax) kepada para pelaku industri, yang terlibat dalam pendidikan vokasi dan melakukan kegiatan penelitian dan pengembangan (litbang) yang menghasilkan inovasi.

Sri Mulyani sendiri berharap industri bisa tumbuh di level 7% tahun depan. Oleh karena itu, Airlangga menilai bahwa insentif ini perlu untuk segera direalisasikan demi mencapai target tersebut. Insentif ini dinilainya sangat ditunggu oleh investor dan berpotensi meningkatkan pertumbuhan industri.

“Insentif untuk super dedactable tax, kemudian insentif inovasi dan juga insentif untuk PPnBM automotif itu sangat ditunggu investor. Oleh karena itu, tadi kalau dikatakan akan diberikan maka kita akan tunggu. Dengan demikian kita akan tarik investor, dan saya yakin pertumbuhannya akan tinggi,” katanya di Gedung BKF, Jakarta, Senin (24/9/2018).

Selain insentif tersebut, sambung dia, beberapa sektor industri seperti makanan dan minuman (food and beverage), tekstil dan pakaian selama ini pertumbuhannya selalu di atas pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, sektor tersebut perlu ditingkatkan investasinya untuk mencapai target pertumbuhan industri di level 7%.

“Kemudian juga salah satu subsektor misalnya kosmetik tumbuhnya tinggi. Sehingga ini bisa dipakai untuk memacu investasi dan pertumbuhan industri. PMI (Purchasing Manager Index) itu juga tumbuhnya tinggi 5,9% saat ini. Itu berarti confident level dari industri sedang bagus. Tentunya ini harus kita pompa lagi,” tandasnya.

Sumber : Sindonews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.

WhatsApp WA only