Beri Penghargaan ke Pegawai Pajak Terbaik, Ini Pesan Sri Mulyani

Sri Mulyani: Tantangan Ekonomi Makin Besar di Akhir 2018
October 2, 2018
APBN Italia dan Dolar AS Diprediksi Tekan Pasar Obligasi
October 2, 2018

Jakarta – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memberikan penghargaan kepada pegawai dengan kinerja terbaik. Acara tahunan ini digelar untuk memberi apresiasi kepada kinerja pegawai.

Penghargaan terdiri dari 8 kategori di antaranya petugas TPT, pelaksana, fungsional pemeriksa, penilai PBB, penelaah keberatan, account representative, eselon IV, dan juru sita pajak terbaik.

Acara berlangsung di Kantor Pusat DJP Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Acara ini dihadiri Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Dalam sambutannya, Sri Mulyani mengatakan, Indonesia tengah menghadapi tantangan besar. Dia bilang, tantangan yang dimaksud ialah ketidakpastian ekonomi global yang kemudian disusul oleh bencana alam di dalam negeri.

Di tengah tantangan tersebut, dia mengatakan, perlunya pengelolaan ekonomi yang berdaya tahan.

“Daya tahan itu mampu mengelola shock baik luar dan dalam,” kata Sri Mulyani di Kantor DJP Jakarta, Selasa (2/10/2018).

Terang Sri Mulyani, ekonomi yang memiliki daya tahan ialah ekonomi yang didesain terus-menerus meningkat kualitasnya. Bagi Kementerian Keuangan, lanjutnya, perlunya meyakinkan jika APBN merupakan instrumen siap menjaga perekonomian.

“Ini adalah tugas kita bersama dalam konteks Kementerian Keuangan, kita harus meyakinkan bahwa instrumen APBN adalah instrumen yang siap menjaga, memperkuat, membangun, mengelola perekonomian agar mampu menghadapi shock baik yang berasal dari luar maupun dalam, baik natural disaster dan man made disaster,” ungkapnya.

Pajak ialah salah satu elemen APBN. Sri Mulyani meminta agar penerimaan pajak bisa diandalkan. Sri bilang, diandalkan tidak melulu penerimaan harus naik melainkan bisa menyesuaikan dengan tantangan yang ada. Baik untuk menghadapi ekonomi yang tertekan, untuk pemerataan, maupun untuk stabilisasi.

“Pesan saya tidak melulu tax ratio dan perbaikan kinerja tapi memanggil jiwa, pikiran anda, semangat anda untuk bekerja keras teliti untuk memikirkan bagaimana instrumen pajak dan perpajakan untuk menjadi intrumen yang bisa diandalkan,” tutupnya.

Sumber : Detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.

WhatsApp WA only