Kontribusi Pajak di APBN Tahun Ini Meningkat, Target Rp 1423 Triliun

Tanggapi BPK, OJK Bahas Skema Baru PPh Badan dengan Ditjen Pajak
October 3, 2018
PPh Impor Pengaruhi Harga CBU & CKD
October 3, 2018

JAMBI – Perpajakan memberikan kontribusi untuk tahun ini sebesar 78 persen APBN nasional kita dan untuk RAPBN 2019 peranan perpajakan meningkatkan menjadi 84 persen dari APBN.

Dikatakan Kepala Kanwil DJP Sumbar dan Jambi, Aim Nursalim Saleh, tahun ini Direktorat Jenderal Pajak mengemban tanggung jawab untuk mengumpulkan penerimaan negara sebesar Rp 1423,9 triliun termasuk PPH Migas.

Penerimaan dari sektor perpajakan menyokong porsi terbesar penerimaan dari RAPBN, sehingga belanja-belanja pemerintah dalam upaya pembangunan dan transfer ke daerah melalui dana alokasi umum dan dana alokasi khusus juga ditopang dari penerimaan pajak ini.

“Untuk memastikan pengumpulan pajak mencapai hasil yang optimal dan kualitas pelayanan perpajakan kepada masyarakat semakin baik, perbaikan di bidang perpajakan terus-menerus dilakukan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Ia mengatakan, saat ini Direktorat Jenderal Pajak melalui tim reformasi perpajakan dengan melakukan reformasi di bidang organisasi dan sumber daya manusia, reformasi di bidang teknologi dan informasi, basis data dan bisnis serta peraturan perundangan-undangan. Tim ini bertugas menyusun arah reformasi perpajakan ke depan.

“Saat ini di Provinsi Jambi terdapat lima kantor pelayanan pajak dan 10 kantor KP2KP di setiap kabupaten kita ada dan dengan adanya penambahan unit pelayanan perpajakan menambah jumlah pekerja sebanyak 88 orang dan jumlah SDM perpajakan mendekati 600 orang yang memberikan pelayanan kepada wajib pajak di provinsi Jambi. Penataan ini diharapkan dapat mengoptimalkan peran KPP Pajak dalam pelayanan dan pengawasan kepada wajib pajak,” bebernya.

Ia juga menyampaikan, kinerja penerimaan sampai dengan minggu ketiga September 2018, secara nasional realisasi penerimaan pajak sampai dengan 23 September sebesar Rp 874 triliun, tumbuh sebesar 17,01 persen dengan pencapaian 61,38 persen.

Hal tersebut juga dibarengi dengan peningkatan jumlah wajib pajak sebesar 70,27 persen, jadi ada penambahan jumlah wajib pajak sampai dengan bulan September ini sebesar 38,65 wajib pajak.

Untuk tingkat kepatuhan penyampaian SPT tahunan PPH saat ini telah mencapai 68 persen dan didominasi oleh wajib pajak pribadi.

“Sedangkan untuk wilayah Kanwil Sumbar- Jambi, sebesar Rp 11,3 triliun target penerimaan dan telah mencapai 53 persen. Khusus Jambi, lebih tinggi pertumbuhannya dengan target Rp 5,4 triliun dan saat ini mencapai 54 persen, tumbuh sebesar 13,2 persen,” tuturnya.

Hal ini dikarenakan geliat pertumbuhan ekonomi Jambi lebih tinggi. Pencapaian tersebut tidak hanya karena geliat ekonomi yang tinggi tetapi juga karena mulai meningkatnya kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak, khususnya karena program tax amnesti tahun lalu.

Sumber : Jambi.tribunnews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.

WhatsApp WA only