Pendapatan Pajak Capai 102,5 Persen

Pebisnis Menunggu Insentif Pemerintah di Awal Tahun
January 4, 2019
Jaga Fiskal saat Indonesia Dilanda Bencana, Sri Mulyani Diganjar Financial Minister of The Year 2019
January 4, 2019

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan realisasi pendapatan negara dalam APBN 2018 telah mencapai Rp 1.942,3 triliun atau sebesar 102,5 persen dari target Rp 1.894,7 triliun. ”Realisasi pendapatan ini tumbuh 16,6 persen dari capaian tahun 2017,” ujar Sri Mulyani dalam jumpa pers perkembangan APBN 2018 di Jakarta, Rabu (2/1).

Ia menjelaskan realisasi ini berasal dari penerimaan pajak Rp 1.315,9 triliun, kepabeanan dan cukai Rp 205,5 triliun, serta Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Rp 407,1 triliun. Penerimaan pajak didukung oleh penerimaan Pajak Penghasilan (PPh) Non Migas Rp 686,8 triliun, PPh Migas Rp 64,7 triliun dan Pajak Pertambahan Nilai Rp 538,2 triliun. ”Penerimaan pajak ini tumbuh 14,3 persen, atau merupakan pertumbuhan yang tertinggi sejak 2012, sebesar 12,5 persen,” ujarnya.

Capaian realisasi pajak merupakan kombinasi dari membaiknya kinerja perekonomian serta meningkatnya kemampuan pungutan pajak sebagai hasil perbaikan basis pajak, kepatuhan wajib pajak dan intensifikasi pajak. ”Peningkatan konsumsi dan impor, menggambarkan adanya perbaikan ekonomi rumah tangga, korporasi, serta seluruh kegiatan masyarakat dibandingkan tahun lalu,” kata Sri Mulyani.

Dalam kesempatan ini, rasio pajak tercatat mencapai 11,5 persen atau meningkat 0,8 persen dibandingkan 2017 karena membaiknya kinerja reformasi perpajakan.

Sedangkan, realisasi kepabeanan dan cukai disumbangkan penerimaan cukai Rp 159,7 triliun, bea masuk Rp 39 triliun dan bea keluar Rp 6,8 triliun. Realisasi penerimaan yang tumbuh 6,7 persen, didukung oleh membaiknya aktivitas perdagangan internasional, penertiban cukai berisiko tinggi dan reformasi institusi bea dan cukai.

Sementara itu, realisasi PNBP ikut mencatatkan pertumbuhan tinggi sejak 2009 atau sebesar 30,8 persen, karena pengaruh meningkatnya harga minyak dan batu bara. ”Realisasi PNBP sebesar Rp 407,1 triliun atau 147,8 persen dari target, ini tumbuh lebih tinggi dari PNBP tahun 2017 sebesar 18,8 persen,” ujar Sri Mulyani.

Sumber : Indopos.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published.

WhatsApp WA only