Dorong FDI, Hipmi sarankan pemerintah perhatikan tiga hal ini

Laba Taspen Anjlok 62 Persen Jadi Hanya Rp 271,55 Miliar
February 15, 2019
Ditjen Pajak Keberatan Tudingan PPN Jadi Biang Mahalnya Harga Avtur Pertamina
February 15, 2019

JAKARTA. Pemerintah tengah berupaya meningkatkan investasi asing langsung (foreign direct investment/FDI). Salah satu upaya yang dilakukan adalah memberikan berbagai insentif fiskal.

Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Tax Center Ajib Hamdani mengakui, insentif fiskal yang diberikan pemerintah memang efektif menarik investasi. Meski begitu, menurutnya ada tiga faktor lain yang harus menjadi perhatian pemerintah.

Pertama adalah terkait deregulasi. Menurut Ajib, saat ini banyak aturan-aturan yang memperumit investor yang ingin berinvestasi di Indonesia. Kedua, adalah mengenai debirokratisasi, di mana masih ada hambatan-hambatan yang ditemui baik di pusat maupun di daerah.

“Kadang di pusat sudah selesai, di bawah belum. Di pusat pajak pertambahan nilai / PPN-nya sudah beres, di bawah mau mengurus lahan saja masih salah oleh Pemda. Bagaimana kita mau berbisnis?,” tutur Ajib, Kamis (14/2).

Ketiga adalah structural reform. Menurutnya dalam hal ini perlu dilakukan peningkatan sumber daya manusia (SDM) hingga terkait data.

Ajib pun mengatakan, bila FDI dapat terus ditingkatkan, maka hal ini akan bisa menutupi defisit transaksi berjalan yang terus melebar.

Sumber : Kontan.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published.

WhatsApp WA only