Kemenkeu: Transformasi birokrasi Kemenkeu tumbuhkan penerimaan pajak

Jakarta. Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan tax collection sampai akhir Juli 2026 tumbuh hampir 30 persen dan itu berkat adanya transformasi birokrasi dan perbaikan-perbaikan yang dilakukan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dari sektor penerimaan pajak.

“Sampai dengan akhir Juli tahun ini (2026), tumbuhnya hampir 30 persen daripada tahun lalu. Tahun lalu itu tumbuhnya negatif. Jadi penerimaan kita kuat juga tidak lemah,” kata Purbaya di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, pertumbuhan penerimaan pajak tidak dibarengi dengan kenaikan pajak, hal itu dapat dilakukan setelah Kementerian Keuangan melakukan transformasi terhadap sumber daya manusia (SDM) dan juga menutup sejumlah kebocoran.

“Memang penerimaan kita di atas perkiraan semula. Dan itu terjadi tanpa kenaikan tax rate,” ujar dia.

Ia menjelaskan, bahwa transformasi yang telah dilakukan untuk meningkatkan penerimaan pajak di antaranya yaitu dengan menutup sumber kebocoran, pemecatan pegawai pajak nakal, dan perbaikan sistem.

Sehingga pendapatan negara dari sektor pajak meski tanpa menaikkan dapat tumbuh positif. Dan itu, menurut dia, merupakan kabar yang baik.

“Pegawai pajak yang nakal saya berhentikan. Sekarang pegawai pajak sudah jauh lebih bagus kerjanya. Orang-orang yang kelihatannya tidak baik kita bereskan. Ganti orang-orang yang lebih bagus. Dan sekarang kerjanya juga sudah cukup baik. Makanya saya bisa dapat peningkatan pendapatan yang tinggi. Tanpa kenaikan macem-macem,” kata Purbaya.

Purbaya menambahkan bahwa melakukan sejumlah langkah untuk menutupi kebocoran dari sektor pajak dengan merotasi pejabat baik di eselon 2, 3, maupun 4.

Ia menjelaskan, untuk pejabat tersebut dipilih dan dipilih mana yang memang bekerja dengan baik dan kurang baik, bahkan pihaknya juga menggandeng aparat penegak hukum untuk memperbaikinya.

“Jadi untuk pajak masyarakat sudah tahu sering bocor sana-sini. Saya periksa lah. Hampir semua orang pajak, eselon 2-nya, eselon 3, eselon 4. Saya kocok ulang, saya pindahin yang kurang baik ke daerah, yang baik ke pusat, betul-betul pusat-pusat yang pengumpulan pajaknya besar, kantor-kantor pajak besar. Itu memperbaiki tax collection dengan cepat,” katanya menambahkan.

Sumber : antaranews.com


Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp WA only