NEWS
-
Pendapatan Daerah Turun, Ekonom Soroti Lemahnya Basis Pajak
Kinerja pendapatan daerah (PAD) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) belum optimal, dengan realisasi baru mencapai Rp 726,04 triliun atau 54,44% dari target per 22 Agustus 2025. Angka ini juga menunjukkan penurunan signifikan, yakni 11,96% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Menurut Kepala Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, capaian ini mengindikasikan bahwa optimalisasi PAD […]
-
Ekonom Soroti 57 Juta UMKM Belum Patuh Bayar Pajak
Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Aviliani menyoroti 57 juta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang belum patuh bayar pajak. Menurutnya, angka pelaku UMKM yang patuh membayar pajak 0,5 persen masih sangat kecil. “Potensinya kalau dihitung-hitung UMKM itu masih sekitar 57 juta yang mungkin belum bayar pajak secara baik, karena masih relatif […]
-
Penerimaan Pajak Belum Separuh Target
Realisasi penerimaan pajak memasuki semester II-2025 masih bergerak lambat. Pasalnya, capaiannya belum separuh dari target yang dipatok dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025. Berdasarkan data yang diperoleh dari konferensi pers yang digelar Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Sidikalang secara daring, Rabu (13/8), penerimaan pajak nasional hingga akhir Juli 2025 terkumpul Rp 989,17 triliun. […]
-
Ekonomi Digital Berkembang Pesat, DJP Siapkan Strategi Pajak Baru
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menyiapkan strategi baru untuk memperluas basis penerimaan negara seiring pesatnya pertumbuhan ekonomi digital. Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Kepatuhan Pajak Yon Arsal mengungkapkan, pada 2024 lalu, transaksi ekonomi digital mencapai Rp 1.454 triliun atau tumbuh 6,6%, jauh di atas pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. “Kita melihat […]
-
Pajak Daerah Stagnan, Kemendagri Dorong Kebijakan Fiskal Asimetris
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengusulkan penguatan fiskal daerah secara melalui kebijakan fiskal asimetris yang berbasis pada potensi di wilayah pemda masing-masing. Wamendagri Bima Arya Sugiarto mengatakan penguatan fiskal secara asimetris diperlukan sehingga penerimaan pajak daerah bisa dioptimalkan sesuai dengan potensi dan karakteristik ekonomi di setiap daerah. “Kita perlu rumuskan pendekatan kebijakan fiskal yang lebih asimetris […]