Author: Admin 21
-

Akrobat fiskal dan jalan baru ekonomi Indonesia
Kebijakan fiskal selalu menjadi arena paling krusial dalam menentukan arah ekonomi suatu negara. Di tangan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, kebijakan fiskal Indonesia mulai bergerak dengan gaya yang bisa disebut “akrobatik”, bukan dalam arti sembrono, melainkan kemampuan menjaga keseimbangan di tengah tekanan yang saling bertentangan: kebutuhan pertumbuhan, tuntutan stabilitas, dan batas kemampuan fiskal negara. Langkah-langkah […]
-

Rekening Digital, Uang Elektronik, dan Kripto Dipantau Ditjen Pajak mulai 2026
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mengumumkan penerapan Amendments to the Common Reporting Standard (Amended CRS) sebagai langkah baru memperkuat transparansi keuangan internasional. Melalui kebijakan ini, Indonesia akan mulai memperluas pengumpulan dan pertukaran data keuangan lintas negara untuk tahun data 2026 yang hasilnya dipertukarkan pada 2027. “Langkah ini merupakan komitmen Indonesia dalam menjaga keterbukaan dan keadilan perpajakan global,” ujar […]
-

Pengamat Menilai Insentif PPh Final UMKM Sebaiknya Tetap Dibatasi Waktu
Pemerintah berencana menerapkan skema permanen insentif pajak penghasilan (PPh) final bagi sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Orang Pribadi (OP) dan Perseroan Perorangan dengan tarif 0,5%, tanpa batasan waktu. Pengamat pajak dari Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Fajry Akbar menilai, sebaiknya aturan PPh final diberikan dengan batasan waktu tertentu saja. Alasannya, dengan pemberian tanpa batas […]
-

Belum Ada NPWP tapi NIK Sudah Padan, Ini Cara OP Bisa Jadi PIC Coretax
Contact center Ditjen Pajak (DJP), Kring Pajak memberikan penjelasan perihal pendaftaran orang pribadi—yang belum memiliki NPWP, tetapi NIK-nya sudah dipadankan—untuk menjadi person in charge (PIC) atas akun coretax wajib pajak Kring Pajak menyatakan orang pribadi yang belum memiliki NPWP, tetapi NIK-nya sudah terdaftar di coretax diharuskan untuk mengaktivasi akun wajib pajaknya terlebih dahulu. “Untuk menjadi […]
-

Harga Emas Turun Lagi usai China Akhiri Insentif Pajak PPN
Harga emas turun di bawah US$4.000 per ons setelah China mengakhiri insentif pajak yang telah lama berlaku untuk sejumlah ritel. Perubahan kebijakan itu dinilai dapat menekan permintaan di salah satu pasar logam mulia terbesar. Dilansir dari Bloomberg, harga emas batangan turun hingga 0,6% menjadi sekitar US$3.978 per ons pada awal perdagangan hari ini di Asia, […]
WA only