NEWS
-

Sabun Mandi-Deterjen Bukan Barang Mewah, Tetap Kena PPN 12%
Ekonom mempertanyakan kebijakan pemerintah yang menaikkan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12% hanya untuk barang mewah mulai 1 Januari 2025. Ekonom menilai, tarif PPN 12% ini tetap akan tetap menyasar sebagian besar kebutuhan masyarakat menengah ke bawah. Pengecualian barang pangan pun sebenarnya bukan kebijakan baru karena telah diatur melalui Undang-Undang (UU) Nomor 42 Tahun […]
-

Beras Khusus Masuk Daftar Target PPN 12%
Pemerintah memastikan beras jenis premium tidak dikenakan tarif PPN 12% Pemerintah sudah menetapkan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) naik dari 11% menjadi 12% mulai awal tahun depan. Salah satu objek PPN yang terimbas adalah beras kategori premium. Masuknya beras premium yang dikenakan tarif PPN 12% langsung dijelaskan pemerintah. Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli […]
-

Insentif PPh Final 0,5% Diperpanjang, Cermati Bagaimana Skemanya
Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman mengatakan insentif Pajak Penghasilan (PPh) final 0,5% untuk pelaku UMKM bakal diperpanjang pada tahun 2025. Maman menjelaskan, pengenaan PPh final 0,5% hanya berlaku untuk pegiat UMKM dengan omset di bawah Rp 4,8 miliar juta per tahun, sementara bagi UMKM dengan penghasilan di bawah Rp 500 juta […]
-

Wamenperin sebut insentif pajak mobil hybrid berlangsung satu tahun
Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza menyatakan insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP) sebesar 3 persen untuk mobil hybrid yang mulai diterapkan pada 1 Januari 2025 akan berlangsung selama satu tahun. “Ya, satu tahun,” katanya ditemui di Jakarta, Selasa. Disampaikan Wamenperin, setelah diimplementasikan, insentif tersebut nantinya akan dikaji kembali oleh pemerintah. […]
-

Sektor Otomotif Dapat Insentif Pajak, Masa Berlaku Setahun
Pemberian insentif untuk sektor otomotif dipastikan berlaku untuk kurun waktu satu tahun. Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza mengatakan, pemerintah akan melakukan evaluasi untuk memutuskan apakah insentif untuk sektor otomotif akan dilanjutkan atau tidak pasca 2025 mendatang. “Satu tahun dulu, nanti akan dikaji lagi,” kata Faisol di Gedung Kementerian Perindustrian, Selasa (17/12). Faisol bilang, pemberian insentif […]
WA only