NEWS
-

OJK Catat 72% Exchange Kripto RI Masih Rugi, Cermati Pemicunya
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat mayoritas pelaku usaha kripto di Indonesia masih belum mencetak keuntungan. Hingga akhir 2025, sekitar 72% Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) tercatat mengalami kerugian, meski jumlah pengguna kripto nasional terus meningkat. Data OJK menunjukkan, nilai transaksi aset kripto sepanjang 2025 hanya mencapai Rp 482,23 triliun, turun signifikan dibandingkan Rp 650 triliun […]
-

Pajak Kripto Tembus Rp719 Miliar, Indodax Jadi Kontributor Utama
Perusahaan perdagangan aset kripto Indodax menyebutkan kontribusi pajak perseroan mencapai Rp376,12 miliar atau lebih dari 50 persen dari total penerimaan pajak transaksi aset kripto nasional sebesar Rp719,61 miliar hingga November 2025, sebagaimana dilaporkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). CEO Indodax William Sutanto mengatakan capaian tersebut mencerminkan komitmen perusahaan dalam memenuhi kewajiban perpajakan serta menjalankan aktivitas usaha […]
-

Cara Daftar NPWP Online Lewat Coretax DJP, Lengkap Syarat dan Tahapannya
Pendaftaran Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) kini dapat dilakukan secara online sebagai bagian dari transformasi layanan administrasi perpajakan di Indonesia. Melalui sistem digital yang dikelola Direktorat Jenderal Pajak (DJP), masyarakat tidak perlu lagi datang langsung ke kantor pajak untuk mengurus pendaftaran NPWP. Mengacu pada laman resmi DJP, NPWP merupakan identitas resmi yang wajib dimiliki oleh […]
-

Perbaikan Coretax Jadi Strategi Utama Purbaya Kerek Setoran Pajak
Perbaikan sistem administrasi perpajakan yang terbaru, yaitu coretax administration system, diyakini menjadi kunci pemerintah dalam meningkatkan pendapatan negara dan menekan defisit anggaran. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakini kehadiran coretax bisa memastikan validitas data dan informasi, serta meningkatkan layanan perpajakan. Tak hanya itu, perbaikan coretax juga untuk memastikan pemungutan pajak berjalan lancar dan optimal. “Kami […]
-

Awal 2026, Pajak Terancam Lesu dan Seret
Awal tahun 2026 tampaknya tak akan ramah bagi kas negara. Penerimaan pajak pada Januari ini rakan bakal berjalan tertatih, bahkan berisiko terperosok ke zona kontraksi. Kombinasi faktor musiman, pergeseran pola belanja masyarakat, hingga kebijakan fiskal sendiri membuat awal tahun ini menyerupai fase pemanasan yang tak kunjung panas. Dus, target penerimaan sulit tercapai. Ekonom Center of […]
WA only