NEWS
-

DJP Tambah Hak Akses Baru untuk Penandatangan SPT PPh 21 di Coretax
Ditjen Pajak (DJP) menambahkan role access (hak akses) baru di coretax, yaitu Penandatangan SPT Masa PPh Pasal 21/26 (Hanya Induk). Topik tersebut menjadi salah satu ulasan media nasional pada hari ini, Jumat (7/8/2026). Berbeda dengan hak akses lama (Penandatangan SPT Masa PPh 21/26), pihak yang diberikan hak akses Penandatangan SPT Masa PPh Pasal 21/26 (Hanya […]
-

Subsidi dan PPN DTP untuk Kendaraan Listrik Akan Segera Diluncurkan
Pemerintah akan meluncurkan insentif kendaraan listrik (electric vehicle/EV) berupa subsidi untuk 500.000 unit motor listrik, serta PPN ditanggung pemerintah (DTP) hingga 100% untuk mobil listrik kategori tertentu. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan paket insentif tersebut disiapkan untuk meningkatkan adopsi kendaraan listrik, sekaligus mengurangi ketergantungan impor bahan bakar minyak (BBM). “Dalam 2-3 minggu ke depan, […]
-

Ditunda 3 Bulan, Pajak yang Telanjur Dipungut Marketplace Dikembalikan
Pemerintah memutuskan kembali menunda pemberlakuan pemungutan PPh Pasal 22 oleh penyedia marketplace. Topik ini menjadi salah satu ulasan media nasional pada hari ini, Kamis (6/8/2026). Pemungutan PPh Pasal 22 oleh penyedia marketplace semula dijadwalkan mulai berlaku pada 1 Agustus 2026, tetapi kini diundur selama 3 bulan lagi. Menurut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, penundaan dilakukan […]
-

Pemerintah Perluas Basis Pajak 2027, Pemilik Rumah Kontrakan Jadi Sasaran
Pemerintah berencana memperluas basis perpajakan pada 2027 dengan menyasar kelompok wajib pajak yang dinilai belum memenuhi kewajiban perpajakannya secara optimal. Salah satu kelompok yang menjadi perhatian adalah masyarakat yang memiliki lebih dari satu rumah dan memperoleh penghasilan dari penyewaan properti. Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi perpajakan yang disiapkan pemerintah dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan […]
-

Purbaya Optimistis Tax Ratio Menyentuh 11% PDB
RASIO perpajakan (tax ratio) Indonesia pada semester 1-2026 mencapai 9,32%. Angka ini menjadi yang tertinggi dalam dua tahun terakhir. Perhitungan tersebut menggunakan formula penerimaan perpajakan dibagi produk domestik bruto (PDB) nominal. Pada semester I-2026, penerimaan perpajakan tercatat Rp 1.187,8 triliun dan PDB nominal yang tercatat sebesar Rp 12.739,3 triliun. Jika menggunakan definisi yang lebih luas, […]
WA only