Industru tekstil dan produk tekstil (TPT) menyambut rencana pemerintah memberikan insentif perpajakan bagi industri berorientasi ekspor, termasuk pembebasan pajak pertambahan nilai (PPN) untuk kegiatan outsourcing dan percepatan restitusi pajak.
Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Jemmy Kartiwa Sastraatmadja mengatakan, percepatan restitusi menjadi hal penting bagi industri tekstil karena berkaitan alngsung dengan arus kas perusahaan. “Percepatan restitusi adalah hal sanagat penting karena itu menyangkut cashflow perusahaan,” kata dia kepada KONTAN, Kamis (24/9).
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarti menyampaikan bahwa pemerintah tengah mengkaji fasilitas PPN untuk kegiatan outsourcing di industri tekstil serta percepatan proses restitusi pajak bagi perusahaan yang berorientasi ekspor. Industri tekstil yang berorientasi ekspor biasanya mengajukan restitusi atas PPN yang dibayarkan kepada negara.
Menurut Jemmy, pemberian fasilitas PPN untuk kegiatan outsourcing juga akan memberikan dampak bagi industri. Meski demikian, pengaruhnya tidak terlalu signifikan terhadap kinerja industri secara keseluruhan. “Insentif PPN outsourcing dampak pasti ada. Dampaknya walaupun tidak terlalu signifikan, tapi pasti akan membantu,” kata dia.
Ekonom Center of Reformon Economics (CORE) Indonesia Yusuf Rendy Manilet menilai rencana insentif tersebut merupakan langkah positif karena menyasar persoalan likuiditas yang tengah dirasakan industri TPT dan garmen. Bagi eksportir, persoalan utama bukan semata-mata besaran PPN yang dibayarkan, melainkan dana perusahaan yang tertahan sebelum dapat dikembalikan melalui mekanisme restitusi.
“Manfaat uatama kebijakan ini adalah memperbaiki arus kas dan modal kerja perusahaan, sehingga mereka memiliki ruang lebih besar untuk membayar upah, membeli bahan baku, dan memenuhi pesanan ekspor,” kata dia.
Meski demikian, Yusuf mengingatkan bahwa efektivitas kebijakan akan sangat bergantung pada desain insentif yang diterapkan.
Sumber : Harian Kontan, Jum’at 25 September 2026, Hal 14

WA only
Leave a Reply