Author: Admin 18
-

Jangan Keliru! DJP Jelaskan Perbedaan Kode Transaksi 07 dan 08
Ditjen Pajak (DJP) menjelaskan penentuan kode transaksi faktur pajak untuk penyerahan barang kena pajak atau jasa kena pajak yang mendapatkan fasilitas PPN, seperti tidak dipungut atau dibebaskan. Fungsional Penyuluh Pajak Ahli Muda Kanwil DJP Banten Agus Puji Priyono menjelaskan kode 07 berlaku untuk penyerahan barang kena pajak (BKP) dan/atau jasa kena pajak (JKP) yang mendapat […]
-

Bertambah Lagi, Kini DJP Bisa Peroleh Data Perpajakan dari Argentina
Ditjen Pajak (DJP) menandatangani MoU on AEOI Withholding Tax dengan otoritas pajak Argentina, The Federal Administration of Public Revenue Argentine (AFIP). MoU antara DJP dan AFIP akan menjadi landasan hukum bagi kedua instansi untuk melakukan pertukaran data secara otomatis di luar informasi keuangan dalam common reporting standard (CRS), yakni informasi pemotongan PPh. “Pertukaran informasi secara […]
-

Warga Jabar Diberi Kemudahan Bayar Pajak Lewat Digital
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Barat terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Jabar. Salah satunya pelayanan lewat digital. Kepala Bapenda Jabar Dedi Taufik mengatakan, pelayanan terbaik itu diwujudkan dalam inovasi layanan berbasis digital. Layanan berbasis digital ini menjadi salah satu fokus yang terus dilakukan secara berkala. Menurut Dedi, kemudahan layanan terhadap masyarakat ini […]
-

Transaksi Digital Ngebut, Pemerintah Tunjuk PMSE Domestik Jadi Pemungut PPN
Pemerintah resmi menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 44 Tahun 2022 tentang Penerapan Terhadap Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM). Aturan ini ditandatangani oleh Presiden Jokowi pada tanggal 2 Desember 2022 dan diundangkan pada tanggal yang sama. PP nomor 44/2022 ini merupakan aturan pelaksanaan PPN dari UU Nomor […]
-

Kontribusi Manufaktur Terhadap PDB Dan Pajak Pada 2023 Bisa Rebound, Asalkan….
Kontribusi industri manufaktur terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional serta pajak negara berpeluang mengalami rebound pada tahun depan. Dengan catatan, investasi ke sektor tersebut tidak terhambat. Menurut ekonom Celios Bhima Yudhistira, kontribusi sektor manufaktur terhadap PDB berpotensi kembali ke level 22-23 persen, sedangkan terhadap pemasukan pajak bisa bertahan di level 30 persen. “Kalau tidak ada […]
WA only