Author: Admin 18
-

DJP: Realisasi penerimaan pajak di Bali capai 94,4 persen
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Bali (Kanwil DJP Bali) berhasil mengumpulkan paja hingga triwulan III-2022 sebesar Rp7,28 triliun atau sebesar 94,4 persen dari target hingga akhir tahun sebesar Rp7,71 triliun. Kepala Kanwil DJP Bali Anggrah Warsono di Denpasar, Senin, menyampaikan realisasi penerimaan pajak hingga triwulan III-2022 ini mengalami pertumbuhan sebesar 42,03 persen dibandingkan dengan periode […]
-

Meski Sudah Masuk APBN, Penetapan Barang Kena Cukai Baru Lihat Ini
Pemerintah masih mencari momentum yang tepat untuk merealisasikan rencana penambahan barang kena cukai baru. Langkah pemerintah tersebut menjadi salah satu bahasan media nasional pada hari ini, Senin (31/10/2022). Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa DJBC Nirwala Dwi Heryanto mengatakan ekstensifikasi barang kena cukai tidak boleh sampai mengganggu momentum pemulihan ekonomi dari pandemi Covid-19. Apalagi, dunia […]
-

Raja Ekonomi Digital di Asia Tenggara, RI Butuh 17 Juta Tenaga Kerja Melek Teknologi
Indonesia berpeluang menjadi raja di Asia Tenggara untuk urusan ekonomi digital , karenanya Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir memproyeksikan, dibutuhkan 17 juta tenaga kerja yang melek teknologi. Kebutuhan itu untuk mendorong ekonomi digital dalam negeri yang diperkirakan mencapai Rp4.500 triliun pada 2030. Lebih lanjut, Erick Thohir memastikan perusahaan pelat merah akan menciptakan […]
-

Pemkot Denpasar Hapus Sanksi Denda Pajak
Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar memberikan kebijakan hapus sanksi administratif bunga atau denda sejumlah pajak terutang bagi pelaku usaha maupun masyarakat. Program ini diberikan untuk mendukung geliat ekonomi jelang pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 dalam Presidensi G20 Indonesia. Fasilitas penghapusan sanksi administrasi bunga atau denda pajak terutang ini berlaku mulai 1 November 2022 hingga 30 […]
-

Sri Mulyani Bandingkan Resesi 2023 dengan Krisis Ekonomi 1998 dan 2008
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kembali menyampaikan bahwa ancaman resesi dan perlambatan ekonomi global pada 2023 bukanlah tantangan yang mudah. Dia lantas membandingkan resesi 2023 dengan krisis ekonomi pada 1998 dan 2008. “Kita telah diuji dengan tangangan gejolak keuangan 1997–1998, gejolak naik turunnya harga komoditas, gejolak krisis global 2008–2009. Sekarang pandemi serta kondisi geopolitik dan […]
WA only