Author: Admin 18
-

Mantan Penasihat Trump Sarankan Tarif Pajak RI Turun agar Penerimaan Naik
Mantan Penasihat Presiden Amerika Serikat Donald Trump sekaligus ekonom, Arthur Luffer, menyarankan pemerintah dapat menurunkan tarif pajak untuk mendapatkan penerimaan yang lebih tinggi. Secara prinsip, Luffer memperkenalkan teorinya—Luffer Curve—yakni meningkatkan penerimaan dengan kebijakan low rate, broad based, flat tax atau tarif rendah, cakupan luas, dan rata alias sama untuk seluruh kelas masyarakat. Luffer memandang dengan pajak […]
-

Sri Mulyani Waspadai Efek Gejolak Harga Komoditas ke Penerimaan Pajak
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan pemerintah terus mewaspadai dampak gejolak harga komoditas global terhadap APBN, terutama dari sisi penerimaan negara. Sri Mulyani mengatakan gejolak harga komoditas akan sangat memengaruhi kinerja penerimaan negara, baik pajak maupun penerimaan negara bukan pajak (PNBP). Menurutnya, volatilitas harga komoditas juga menjadi salah satu risiko dalam pengelolaan APBN yang perlu […]
-

Tekan Konsumsi Minuman Beralkohol, Vietnam Kerek Pajak hingga 90% pada 2031
Majelis Nasional Vietnam pada Sabtu (14/6) menyetujui rencana kenaikan pajak konsumsi khusus (excise tax) atas minuman beralkohol secara bertahap hingga mencapai 90% pada tahun 2031. Saat ini, tarif pajak berada di level 65%. Berdasarkan undang-undang yang disahkan, tarif pajak atas bir dan minuman keras dengan kadar alkohol tinggi akan naik menjadi 70% pada tahun 2027 […]
-

Kenaikan Tarif PPN Barang Mewah Belum Dongkrak Penerimaan Negara
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mencatat penerimaan neto dari Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) hingga April 2025 sebesar Rp 175,7 triliun. Angka itu turun 19,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Penurunan ini terjadi meski pemerintah sudah menaikkan tarif PPN menjadi 12 persen untuk barang mewah. DJP menyebut dampak […]
-

Tanpa Naikkan Tarif, Guru Besar UI Ungkap Cara Tambah Setoran Pajak
Tarif pajak yang tinggi, belum tentu dapat meningkatkan penerimaan negara. Berdasarkan teori Kurva Laffer, tarif pajak yang terlalu tinggi justru dapat menurunkan penerimaan negara karena mendorong penghindaran pajak. Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) Telisa Aulia Falianty pun menjelaskan bahwa struktur ekonomi Indonesia masih didominasi oleh sektor informal yang sulit dijangkau […]
WA only