Author: Admin 10
-

Terjepit Defisit Keseimbangan Primer
Sorotan tajam terhadap kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 kembali mengemuka, menyusul rilis Kementerian Keuangan tentang detail laporan finalnya. Sampai akhir tahun, misalnya, realisasi pendapatan negara baru memenuhi 90,4 persen dari target Rp 2.165,11 triliun. Potensi kekurangan (shortfall) penerimaan negara yang paling besar disokong oleh penerimaan dari sektor perpajakan, yang sampai akhir tahun […]
-

Sri Mulyani Ramal Ekonomi RI 2019 Melambat Jadi 5,05 Persen
Jakarta, — Menteri Keuangan Sri Mulyani memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun lalu melambat hanya 5,05 persen. Angka itu di bawah target pertumbuhan ekonomi 2019 yang sebesar 5,3 persen dan realisasi 2018 lalu sebesar 5,17 persen. Sri Mulyani menyatakan pertumbuhan ekonomi domestik dipengaruhi oleh kondisi global yang juga melambat. Hal itu disebabkan oleh sejumlah sentimen, seperti perang dagang Amerika Serikat […]
-

Hitungan Sri Mulyani: Ekonomi RI 2019 Tumbuh 5,05%
Jakarta, – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memperkirakan selama 2019 ekonomi Indonesia tumbuh 5,05%. Angka tersebut jauh dari target yang ditetapkan 5,3% dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019. “Pertumbuhan ekonomi realisasi diperkirakan 5,05%. Di APBN 2019 5,3%,” kata Sri Mulyani di Gedung Kemenkeu, Selasa (7/1/2020). Menurut Sri Mulyani, ekonomi ini masih cukup baik […]
-

Airlangga: Tak Perlu Cemaskan Ekonomi RI-China Karena Natuna
Jakarta, — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan tak perlu cemas dengan hubungan ekonomi antara Indonesia dan China, meski kedua negara tengah berkonflik di perairan Natuna, Kepulauan Riau. Sebab, masalah di Natuna tidak beririsan langsung dengan sektor ekonomi. “Tentu masih terlalu pagi (untuk cemas). Kami melihat itu masalah soft (ringan), kan berdasarkan UNCLOS itu tidak perlu dinegosiasikan. Belum bisa kami […]
-

Ekonomi Diproyeksi Masih Lesu, 30,9% dari Belanja Negara di Tahun Ini Dibiayai Utang
JAKARTA. Pemerintah berniat menambah utang hingga Rp 786,92 triliun sepanjang tahun ini. Perinciannya, utang berupa surat berharga negara (SBN) bruto sebesar Rp 735,52 triliun. Selain itu, dari pinjaman dalam negeri bruto sebesar Rp 3 triliun dan pinjaman luar negeri bruto Rp 48,4 triliun. Dana yang diperoleh dari utang di tahun ini akan digunakan untuk menutup defisit […]
WA only