NEWS
-

Tantangan Coretax, DJP: Banyak Data Eksternal yang Perlu Divalidasi
JAKARTA. Ditjen Pajak (DJP) mengungkapkan banyaknya data eksternal yang perlu divalidasi menjadi salah satu faktor yang menyebabkan kendala pada coretax system. Dirjen Pajak Bimo Wijayanto menceritakan bahwa setiap data yang masuk ke coretax akan divalidasi dengan database eksternal selaku pembanding. Masalahnya, DJP tidak memiliki kontrol atas data eksternal dimaksud. “Misal data masuk NIK, data masuk […]
-

Dampak Relaksasi SPT, DJP: Setoran Pajak Rp5 Triliun Baru Masuk April
JAKARTA. Ditjen Pajak (DJP) mengungkapkan perpanjangan jangka waktu pelaporan SPT Tahunan dan pembayaran PPh Pasal 29 bagi wajib pajak orang pribadi menimbulkan penundaan penerimaan pajak senilai Rp5 triliun. Dirjen Pajak Bimo Wijayanto mengatakan dengan adanya relaksasi ini maka pembayaran PPh Pasal 29 senilai Rp5 triliun oleh wajib pajak orang pribadi yang seharusnya diterima pada bulan […]
-

DJP Kini Batasi WP yang Boleh Perpanjang Jangka Waktu Lapor SPT
JAKARTA. Peraturan Dirjen Pajak Nomor PER-3/PJ/2026 turut merevisi ketentuan perpanjangan jangka waktu penyampaian SPT Tahunan. Dengan berlakunya PER-3/PJ/2026, perpanjangan jangka waktu penyampaian SPT Tahunan dibatasi hanya untuk, pertama, wajib pajak orang pribadi yang melakukan kegiatan usaha atau pekerjaan bebas yang belum menyelesaikan penyusunan laporan keuangan. “Wajib pajak yang dapat memperpanjang jangka waktu penyampaian SPT Tahunan […]
-

Perpanjangan Batas Waktu SPT Tahunan, Apakah Efektif Dongkrak Kepatuhan Wajib Pajak?
JAKARTA. Perpanjangan batas waktu pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan hingga 30 April 2026 dipandang positif oleh sejumlah pihak, namun belum tentu mampu meningkatkan kepatuhan wajib pajak dibandingkan tahun sebelumnya. Pengamat Pajak dari Center for Indonesia Taxation Analysis, Fajry Akbar, menyoroti hal ini dengan melihat data terbaru Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Hingga 26 Maret 2026, jumlah […]
-

DJP Akui Sistem Coretax Belum Sempurna, Minta Masyarakat Bersabar
Jakarta. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mengakui sistem administrasi perpajakan terbaru, Coretax, masih dalam tahap penyesuaian seiring implementasi awal pada 2026. DJP pun meminta wajib pajak bersabar menghadapi sejumlah kendala teknis yang muncul. Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto mengatakan sistem baru tersebut memiliki kompleksitas lebih tinggi dibandingkan sistem sebelumnya karena mengintegrasikan data lintas lembaga secara otomatis. “Coretax […]
WA only