Setelah sempat menuai kekhawatiran, sejumlah pemerintah daerah bakal tetap membebaskan pajak kendaraan listrik. Kebijakan ini diyakini membuat permintaan pembiayaan produk tersebut tetap menyengat.
Kredit kendaraan listrik oleh multifinance sendiri tetap moncer meski pasar otomotif belum lepas dari pelemahan daya beli. Hingga kuartal I-2026, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, pembiayaan kendaraan listrik naik 35,27% secara tahunan menjadi Rp 22,5 triliun.
Lewat pembebasan pajak, Kepala Ekskutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Modal Ventura, LKM, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman menilai harga kendaraan listrik bisa tetap kompetitif. Sehingga bisa memuluskan kinerja pembiayaan kendaraan listrik.
PT BRI Multifinance Indonesia punya pandangan serupa. Sekretaris Perusahaan BRI Finance Aditia Ramadhai mengatakan, insentif pajak merupakan peluang besar untuk meningkatkan penyaluran pembiayaan kendaraan listik, dan memperbesar porsi green financing.
Terlebih, minat pasar terhadap kendaraan listrik juga semakin besar, sehingga berdampak pada kinerja BRI Finance. Meski tak menyebut angka pasti, Aditia menyebut, pembiayaan kendaraan listrik di BRI Finance pada kuartal I-2026 masih tumbuh pesat dibandingkan periode yang sama di tahun lalu.
Senada, Presiden Direktur PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) Ristiawan Suherman juga menilai kebijakan pajak akan berdampak positif, baikdalam mendorong penetrasi produk, maupun mengerek porsi kredit kendaraan listrik.
Di tiga bulan pertama 2026, anak usaha Bank CIMB Niaga tersebut mencetak new booking kendaraan ramah lingkungan sebesar Rp 472 miliar. Artinya segmen tersebut menyumbang 24,9% dari total kredit sepanjang triwulan I.
Untuk mengoptimalkan peluang dari kebijakan tersebut, CNAF akan terus melakukan penguatan produk, simplifikasi proses, hingga kolaborasi dengan produsen dan diler kendaraan listrik. “Kami juga mempercepat digitalisasi layanan guna memberikan memudahkan transaski oleh calon nasabah,” kata Ristiawan.
Sumber : Harian Kontan, Jum’at 15 Mei 2026, Hal 10

WA only
Leave a Reply