Kemenkeu Ubah Skema Pajak Mobil Mewah untuk Dukung Industri

Pentingnya Pajak Jadi ‘Senjata’ Pertumbuhan Ekonomi
March 15, 2019
Kemenkeu: Perubahan Skema PPnBM Dukung Pertumbuhan Industri
March 15, 2019

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan mengubah skema Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) kendaraan bermotor.

Skema PPnBM yang baru nantinya tidak lagi diterapkan berdasarkan kapasitas mesin tapi pada emisi CO2 yang dihasilkan. Dengan demikian, mobil listrik yang tidak menghasilkan gas buangan akan bebas pajak. 

Sementara itu, mobil segmen Low Cost Green Car (LCGC) atau yang lebih dikenal dengan mobil murah ramah lingkungan akan terkena pajak sebesar 3 persen. Sebelumnya, diketahui PPnBM Mobil LCGC sebesar 0 persen.

Direktur Potensi, Kepatuhan dan Penerimaan Pajak, Yon Arsal menegaskan, perubahan skema PPnBM tersebut bukan langkah Kementerian Keuangan untuk mengejar pendapatan, melainkan sebagai upaya pemerintah untuk mendukung sektor industri.

“Sekali lagi tujuan regulasi itu tidak untuk penerimaan, tapi untuk industri,” kata dia, di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jakarta, Kamis (14/3/2019).

“Kalau yang sebagaimana disampaikan ibu Menteri (Menteri Keuangan Sri Mulyani) di acara DPR kemarin, penerimaan salah satunya bukan alasan kita melakukan perubahan itu,” imbuh Yon.

Lagipula, menurut Yon, dampak perubahan skema PPnBM tidak akan terlalu berpengaruh pada penerimaan pajak yang sudah ada saat ini.

“Dan dampak ke penerimaan apakah plus atau minus tidak terlalu banyak pengaruhnya terhadap total penerimaan,” kata dia.

Sumber : Liputan 6

Leave a Reply

Your email address will not be published.

WhatsApp WA only