Pemerintah Harap Masyarakat Makin Sadar Bayar Pajak

Insentif Pajak ‘Jumbo’ Tunggu Industri Pengguna Hasil Litbang
March 15, 2019
Penjelasan Ditjen Pajak Soal Tax Ratio RI Kalah dari Malaysia
March 15, 2019

Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Pengawasan Perpajakan, Puspita Wulandari menegaskan, pajak merupakan instrumen fiskal yang digunakan pemerintah untuk menjalankan program pembangunan.

“Ada yang bilang tanpa pajak negara ambruk. Setuju yah,” kata dia, dalam Seminar di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jakarta, Kamis (14/3/2019).

Penerimaan dari perpajakan, kata dia, telah memberikan kontribusi yang besar terhadap negara, termasuk untuk membiayai berbagai proyek pembangunan infrastruktur di Indonesia.

“Untuk ketahanan air dan pangan 55 bendungan telah di bangun. Konektivitas 782 kilometer jalan tol, 2.287 kilometer pembangunan jalan baru dan sebagainya. Ini hasil dari pajak,” kata dia.

“Pajak tentu bagian dari APBN fungsi APBN perencanaan, pengawasan, alokasi, distribusi, dan stabilisasi. Pajak sumbang Rp 1.315 triliun dari total pendapatan negara,” tutur dia.

Pemerintah, melalui Kementerian Keuangan tentu akan terus berupaya mengedukasi masyarakat agar semakin sadar membayar pajak. Diketahui Indonesia menerapkan sistem perpajakan secara sukarela (self assesment), artinya pelaporan masih dilakukan dari masing-masing indvidu.

“Yang diharapkan itu comply sukarela dan berkesinambungan. Untuk itu berkaca terhadap diri sendiri,” kata dia.

Sumber : Liputan 6

Leave a Reply

Your email address will not be published.

WhatsApp WA only