Kejar Pajak Netflix, Menkominfo Sebut akan Bantu Menteri Keuangan Sri Mulyani

Fundamental Ekonomi Tahan Dana Repatriasi
November 11, 2019
Arus Barang di Gudang Berikat Diperketat
November 11, 2019

JAKARTA – Pemerintah akan terus mengejar pajak dari penyedia jasa vido on demand Netflix.

Bahkan Menteri Komunikasi dan Informasi Johnny G Plate akan membantu Menteri Keuangan Sri Mulyani mengejar pajak dari Netflix.

Menurut Johnny, butuh kerja sama antar departemen dan lintas negara untuk menyelesaikan masalah pajak digital atau digital tax dalam satu bentuk aturan.

“Masalah digital tax ini-itu juga terjadi di beberapa negara, kami tentu akan berdiskusi dengan menteri keuangan dalam ini perbendaharaan negara dan otoritas fiskal, agar bersama-sama dengan negara lain menyiapkan satu aturan yang untuk kepentingan company interest, kepentingan bersama tidak hanya Indonesia tapi negara lain,” kata Johnny di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (5/11/2019).

Johnny menegaskan, setiap perusahaan yang memiliki nilai tambah di Indonesia berkewajiban membayar pajak.

Menurut Johnny, penarikan pajak harus dilakukan dengan cara apa pun, mengingat perusahan asal Amerika Serikat itu menghasilkan nilai tambah di Indonesia.

“Dengan cara apa pun juga, perusahaan yang menghasilkan nilai tambah di Indonesia memiliki kewajiban pajak terhadap nilai tambah yang dihasilkan,” ujar dia.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, masih mengotak-atik cara untuk bisa mengejar pajak Netflix, perusahaan penyedia jasa video on demand.

Sebab, Netflix memiliki nilai ekonomi yang cukup signifikan di Indonesia.

“Konsep mengenai ekonomi digital tidak memiliki BUT (badan usaha tetap) tapi aktivitasnya banyak seperti yang saya sebutkan, maka, mereka memiliki kehadiran ekonomis yang signifikan atau economy present yang signifikan,” ujar Sri Mulyani, Selasa (29/10/2019).

Sri Mulyani pun mengatakan, pihaknya secara serius bakal memantau aktivitas Netflix di Tanah Air meski hingga saat ini aturan mengenai perpajakan digital belum diundangkan.

“Tapi kami akan cari cara untuk tetap mendapatkan hak perpajakan kita,” ujar dia.

Sumber : Tribunnews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.

WhatsApp WA only