Buat Harga Tiket Pesawat Murah, Menhub Kembali Minta Pertamina Turunkan Harga Avtur

Kemenkeu tekankan pentingnya kesadaran berasuransi bagi pembangunan
December 4, 2019
Aturan Sapu Jagat Pajak Segera Dituntaskan
December 4, 2019

Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi mengaku tak bisa mendesak pelaku industri penerbangan untuk menurunkan harga tiket pesawat jelang periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020.

“Kan kalau yang namanya tiket itu kan business to business (B2B). Saya tidak bisa melakukan penekanan terhadap mereka,” ujar dia di Grand Mercure Hotel, Jakarta, Selasa (3/12).

Namun demikian, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berupaya untuk meminta harga avtur Pertamina segera diturunkan. Harapannya dapat berdampak terhadap penurunan harga tiket pesawat.

“Tetapi yang saya bisa lakukan dengan avtur turun, dengan efisiensi yang dilakukan, harapannya ada tiket yang lebih murah,” dia menambahkan.

Oleh karenanya, pemerintah disebutnya menyiapkan tiga strategi agar penyaluran avtur sebagai bahan bakar pesawat terbang dapat berjalan lancar. Upaya pertama, yakni memastikan ketersediaan avtur di kawasan timur Indonesia.

“Satu yang signifikan adalah, Indonesia bagian timur. Indonesia bagian timur ini sudah sedikit, tempatnya jauh, harga avturnya mahal. Jadi berlipat-lipat. Jadi terjadilah tarif yang tinggi. Kita akan utamakan Indonesia bagian timur itu ada rebalancing harga,” tuturnya.

Upaya kedua, Menhub Budi ingin Pertamina selaku pemasok avtur nasional mengkaji structure cost. “Nanti saya enggak mau intervensi, biar (Kementerian) ESDM dan BUMN yang melihat, sehingga secara kolektif ada suatu efisiensi yang dilakukan,” sambungnya.

Ketiga, dia juga menekankan adanya pengkajian harga minyak kelapa sawit (crude palm oil) yang relatif mahal. Menhub Budi mengaku telah berbicara dengan Menteri ESDM Arifin Tasrif untuk mengevaluasi harga jual crude palm oil.

Strategi pamungkas, Menhub meminta Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati untuk memangkas pengenaan pajak pertambahan nilai (PPN) bagi avtur di wilayah timur Indonesia.

“Kepada Bu Menteri Keuangan, kita memang meminta kalau bisa PPN avtur di Indonesia bagian timur itu lebih murah. Syukur-syukur kalau hilang. Sehingga harga avturnya murah, sehingga operatornya ini bisa berjalan,” pungkas dia.

Sumber: merdeka.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.

WhatsApp WA only