Parkir di Bottom 3 Asia, Rupiah Tembus Level di Atas Rp15.100 Per Dolar AS

Bantu Pelaku Usaha Terdampak COVID-19, Pemkot Surakarta Beri Keringanan Pajak Daerah
May 6, 2020
Jika Izin Kawasan Berikat Dicabut, Bisa Tetep Pakai Insentif Pajak?
May 6, 2020

Harapan rupiah untuk lepas dari level Rp15.000 nampaknya belum dapat terealisasi pada perdagangan spot Rabu (6/05/2020) pagi. Terlebih lagi, kekhawatiran global terhadap dampak virus corona masih terus membayangi gerak rupiah.

Alih-alih menjauh, rupiah justru bergerak semakin dekat pada level Rp15.118 per dolar AS. Terhitung sampai dengan pukul 09.25 WIB, rupiah terkoreksi -0,25% ke level Rp15.093 per dolar AS. Padahal, pada beberapa waktu sebelumnya, rupiah mampu menguat hingga ke level Rp15.060 per dolar AS.

Pergerakan rupiah memang tengah tertekan secara global. Bahkan, di hadapan tiga mata uang lainnya rupiah juga tak mampu berkutik, yakni dolar Australia (-0,27%), euro (-0,23%), dan poundsterling (-0,22%).

Ditambah lagi, rupiah kini menyandang status sebagai mata uang paling lemah ketiga di Asia setelah baht (0,19%) dan ringgit (0,14%). Itu artinya, rupiah melemah terhadap yen (-0,40%), yuan (-0,38%), dolar Hong Kong (-0,21%), dolar Taiwan (-0,14%), dolar Singapura (-0,12%), dan won (-0,08%).

Sumber: Wartaekonomi.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published.

WhatsApp WA only