Penjualan Sampoerna Agro Tumbuh 19,3% di Kuartal I – 2020

Untuk Tangani Covid-19, Impor Senilai Rp 32,9 M Bebas Fiskal
May 8, 2020
Ekonomi Digital dan Perppu Nomor 1/2020
May 8, 2020

JAKARTA, PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) membukukan penjualan sebesar Rp 903,87 miliar hingga kuartal I 2020 atau naik 19,36% dibanding periode sama tahun lalu sebesar Rp 757,25 miliar. Namun laba bersih perseroan tergerus 88,19% menjadi Rp 423 juta dari sebelumnya sebesar Rp 3,58 miliar.

Penjualan produk kelapa sawit masih menopang sebagian besar total penjualan perseroan dengan membukukan nilai sebesar Rp 875,55 miliar naik 19,13% dibanding periode kuartal I 2019 sebesar Rp 734,91 miliar. Sedangkan sisanya dikontribusi penjualan lain – lain sebesar Rp 28,32 miliar meningkat 26,82% dari sebelumnya sebesar Rp 22,33 miliar.

Sementara itu, beban pokok penjualan tercatat sebesar Rp 632,07 miliar naik 2,69% dibanding beban pokok penjualan periode sama tahun lalu sebesar Rp 615,46 miliar. Sehingga, memicu laba bruto perseroan menjadi Rp 271,80 miliar atau naik 91,70% dari sebelumnya sebesar Rp 141,78 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan, beban lainnya mencatatkan kenaikan 71,68% menjadi Rp124,3 miliar dari sebelumnya hanya tercatat sebesar Rp 724 juta. Manajemen menjelaskan, beban lainnya merupakan rugi selisih kurs dan rugi yang belum direalisasi atas nilai wajar terkait dengan transaksi kontrak forward jangka pendek produk minyak sawit oleh entitas anak.

Selain itu, beban pajak penghasilan tercatat sebesar Rp 24,26 miliar atau meningkat 528,49% dibanding beban pajak penghasilan di kuartal I 2019 sebesar Rp 386 juta.

Dari sisi neraca, total aset perseroan hingga Maret 2020 mencapai sebesar Rp 9,64 triliun, naik 1,9% dari sebelumnya sebesar Rp 9,46 triliun pada periode sama tahun lalu. Total aset terdiri atas aset lancar sebesar Rp 1,51 triliun dan aset tak lancar sebesar Rp 8,13 triliun.

Sumber: investor.id

Leave a Reply

Your email address will not be published.

WhatsApp WA only