Trump pertimbangkan lebih banyak tindakan untuk pemulihan ekonomi akibat virus corona

Pelaporan SPT Turun, Berapa yang Pakai Formulir 1771 Y? Ini Kata DJP
May 8, 2020
Pemerintah kucurkan insentif pajak, begini komentar pengamat
May 8, 2020

WASHINGTON. Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan pemerintahannya tengah mempertimbangkan langkah-langkah ekonomi lebih lanjut, kemungkinan melalui perintah eksekutif, untuk memberikan bantuan terhadap dampak ekonomi akibat pandemi virus corona.

Mengutip Reuters, Jumat (8/5), dalam sambutannya kepada wartawan di Gedung Putih, Trump menginformasikan kemungkinan memperpanjang penundaan batas pengajuan pengembalian pajak penghasilan 2019 yang telah diperpanjang tiga bulan hingga 15 Juli.

“Hal-hal bisa terjadi seperti itu. Kita harus membantu semua orang,” kata Trump menanggapi pertanyaan tentang batas waktu pajak dan langkah-langkah ekonomi yang tidak memerlukan persetujuan kongres.

“Kita dapat melakukan banyak hal.. melalui perintah eksekutif atau yang dapat membantu banyak orang.. seperti penundaan. Kita dapat menunda berbagai file, saya lihat itu bisa dilakukan,” katanya.

Kongres telah meloloskan anggaran untuk penanganan virus corona hampir US$ 3 triliun, termasuk bantuan sebesar US$ 1.200 untuk individu dan lebih dari US$ 650 miliar pinjaman untuk usaha kecil.

Ditanya apakah akan ada lebih banyak bantuan tunai kepada individu, Trump mengatakan, “Ya, sesuai bisa terjadi. Ada pembicaraan tentang sesuatu yang terjadi. Kami akan melihat apa yang terjadi.”

Virus corona telah membunuh lebih dari 75.000 orang dan menginfeksi lebih dari 1,25 juta orang di Amerika Serikat. Sekitar 33,5 juta orang telah mengajukan klaim tunjangan pengangguran sejak 21 Maret. Itu artinya, satu dari lima pekerja kehilangan pekerjaannya hanya dalam waktu sebulan.

Trump mengatakan hal terbesar yang terjadi adalah membuka kembali negara dan memulai kembali kegiatan ekonomi sehingga orang-orang kembali bekerja.

Sumber : KONTAN.CO.ID

Leave a Reply

Your email address will not be published.

WhatsApp WA only