ewa menara naik, pendapatan Sarana Menara (TOWR) melesat 22,8% di kuartal I-2020

DJP Bisa Terbitkan STP, Ini Skema Pengawasan Insentif PPh Pasal 21 DTP
May 19, 2020
Ada Kriteria Pelaku Usaha PMSE yang Ditunjuk Sebagai Pemungut PPN
May 19, 2020

JAKARTA. PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) membukukan total pendapatan Rp 1,82 triliun pada kuartal I-2020. Jumlah ini tumbuh 22,8% dibanding total pendapatan triwulan pertama 2019 yang sebesar Rp 1,48 triliun.

Terjadi peningkatan pada pendapatan sewa sebesar 26,1% secara year on year (yoy), dari Rp 1,35 triliun pada kuartal I-2019 menjadi Rp 1,7 triliun pada kuartal I-2020. Jumlah tersebut berkontribusi sebesar 93% terhadap total pendapatan TOWR di tiga bulan pertama tahun ini.

Sebaliknya, pendapatan jasa dan lainnya turun 11% yoy menjadi Rp 118,83 miliar dari sebelumnya Rp 133,58 miliar. Meskipun begitu, lini bisnis ini hanya menyumbang 7% terhadap total pendapatan TOWR.

Jika dilihat dari segi penyewanya, pertumbuhan sewa terbesar ditorehkan oleh PT Indosat Tbk (ISAT), yakni sebesar 69,6% yoy menjadi Rp 175,59 miliar. Disusul oleh PT XL Axiata Tbk (EXCL) dengan pertumbuhan sewa 19% yoy ke Rp 508,95 miliar, PT Hutchison 3 Indonesia meningkat 15,6% yoy ke Rp 554,89 miliar, da PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel) naik 0,3% yoy menjadi Rp 284,81 miliar.

Meskipun begitu, secara besaran nilai sewa, Hutchison 3 Indonesia masih menempati posisi pertama dengan kontribusi 30% terhadap pendapatan total TOWR. Disusul EXCL sebesar 28%, Telkomsel 16%, dan ISAT 9%.

Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk TOWR tumbuh 9,8% yoy menjadi Rp 518,96 miliar. Kenaikan ini disumbang oleh adanya manfaat pajak penghasilan sebesar Rp 25,36 miliar, jauh lebih baik dari periode sama 2019 yang mencatatkan beban pajak penghasilan Rp 153,2 miliar.

TOWR juga mencatatkan keuntungan neto dari lindung nilai arus kas Rp 65,75 miliar. Pada kuartal I-2019, TOWR masih membukukan kerugian dari lindung nilai arus kas Rp 53,23 miliar

Adapun aset TOWR meningkat 17,5% dibanding akhir Desember 2019 menjadi Rp 32,52 triliun. Ini sejalan dengan liabilitas TOWR yang bertambah 22,6% year to date (ytd) menjadi Rp 23,17 triliun dan ekuitas yang naik 6,7% ytd menjadi Rp 9,35 triliun.

Sumber : Kontan.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published.

WhatsApp WA only