DJP Bakal Terapkan Sistem Perpajakan Baru di 2023, Seperti Apa?

Roadmap Pajak Karbon hingga Porsi Listrik Energi Terbarukan Capai 20.923 Mw
January 14, 2022
Hari Ke-14, RI Kantongi Rp272,14 Miliar dari Tax Amnesty Jilid II
January 14, 2022

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) akan berlakukan sistem inti administrasi perpajakan yang baru akan diberlakukan langsung pada Oktober 2023 mendatang. Itu berarti ada waktu sekitar 1 tahun 9 bulan dari sekarang.

Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo menyebutkan pemberlakuan core tax administration ini tak akan diberlakukan secara bertahap. Sehingga proses persiapannya perlu dikebut sebelum tanggal itu.

“Satu tahun 9 bulan lagi kedepan sistem informasi perpajakan kami yang baru yang saat ini sedang dibangun, itu akan kami implementasikan. Oktober 2023,” kata dia dalam Sosialisasi Dampak Perubahan NPWP 16 Digit Bagi Sektor Perbankan, Kamis (13/1/2022).

Ia menegaskan, pada Oktober 2023 nanti, pihaknya tak akan lagi melakukan penyesuaian atau bertahap. Artinya sistem akan langsung diberlakukan secara keseluruhan.

“Oktober 2023, dalam artian bukan lagi kita melakuakn penyesuaian di 2023 oktober, ini betul-betil kita start. Karena kita akan menjalankan rolling out secara bersamaan,” kata dia.

Sementara itu, sebagai langkah penyiapan, kata Suryo, tahapan itu akan dilakukan beberapa bulan sebelum sistem dibeelakukan.

“Dengan demikian kami pada waktu bigbang pasti ada waktu untuk menyiapkan. Menyiapkan implementasi pertama, tarik lagi maju kedepan, jadi sekitar akhir Juni paling tidak semua sistem sudah perperiode connected,” tuturnya.

Dengan diterapkannya sistem ini, kata dia, salah satu yang jadi konsenteasi adalah proses bisnis pembayaran.

“Nah ini yang mungkin jadi konsiderasi pada waktu kita bicara bahwa salah satu proses bisnis yang betul kami lakukan adalah proses bisnis pembayaran,” tegasnya.

Sumber : Liputan6.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.

WhatsApp WA only