Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Bimo Wijayanto mengklaim penerimaan pajak di penghujung April 2026 masih tumbuh dua digit. Pertumbuhannya disebut lebih dari 18 persen secara tahunan.
Ia menegaskan bahwa secara kumulatif, pertumbuhan penerimaan masih menunjukkan tren yang kuat, mengingat capaian dalam beberapa bulan terakhir tergolong tinggi.
“Selama sepanjang tahun pernah tidak tumbuh 30 persen? Kemudian tumbuh 20 persen? Jadi silakan dihitung, kami optimistis, tidak ada perlambatan,” ujar Bimo, Kamis (30/4).
Ia menjelaskan bahwa dinamika penerimaan pajak sepanjang awal tahun dipengaruhi oleh distribusi aktivitas ekonomi yang tidak merata. Terdapat faktor musiman yang memengaruhi aktivitas ekonomi pada periode tertentu.
“Ada libur panjang umat Islam, Nasrani, dan Hindu di bulan yang sama, dan itu tidak pernah terjadi. Ya, pasti ada perlambatan aktivitas ekonomi,” tandasnya.
Sumber : Harian Kontan, Sabtu, 2 Februari 2026.

WA only
Leave a Reply