JAKARTA. Realisasi peneri- maan pajak secara neto hingga Agustus 2026 masih tumbuh dua digit. Pertumbuhan tersebut juga sejalan dengan restitusi pajak yang dibayar- kan, yang lebih rendah dari tahun sebelumnya.
Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Bimo Wijayanto mengatakan, penerimaan pajak se- panjang Januari-Agustus 2026 tumbuh 24,1% secara tahunan. Sementara secara bulanan, penerimaan pajak per 31 Agustus 2026 tumbuh 27%.
Jika mengacu pada realisasi Januari-Agustus 2025 yang sebesar Rp 1.135,4 triliun, maka dengan pertumbuhan 24,1%, penerimaan pajak pe- riode yang sama tahun ini mencapai Rp 1.409,03 triliun. Dengan kata lain, secara no- minal penerimaan pajak naik Rp 273,63 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kinerja tersebut juga me nunjukkan pertumbuhan penerimaan pajak masih relatif kuat, meski sedikit melambat dibandingkan capaian hingga Juni 2026. Sepanjang Januari- Juni 2026, penerimaan pajak tumbuh 24,6% secara tahunan mencapai Rp 1.035,7 triliun
Sementara itu, seperti diberitakan KONTAN sebelumnya, realisasi restitusi pajak hingga Agustus mencapai Rp 185,38 triliun. Angka ini anjlok 33,65% dibanding periode yang sama pada tahun lalu. Anjloknya restitusi, menopang peneri- maan pajak secara neto perio- de tersebut.
Lebih lanjut, Bimo mengaku optimistis terhadap pencapai- an target penerimaan pajak
Realisasi penerimaan pajak ideal hingga Agustus mencapai 63%.
ahun ini yang telah ditetapkan sebesar Rp 2.357,7 triliun lalam APBN 2026 atau dengan arget pertumbuhan peneri- naan pajak sekitar 23% dibandingkan tahun sebelumnya. Masih ini ya, kami hati-hati, cukup konservatif 23,01%,” ujar Bimo, Selasa (1/9). Jika dibandingkan dengan aget APBN 2026, estimasi penerimaan pajak hingga gustus sebesar Rp 1.409,1
Triliun setara 59,8% dari: target. Dengan demikian, Ditjen Pajak masih harus mengumpulkan penerimaan Rp 948,6 triliun lagi dalam empat bulan terakhir untuk mencapai target Rp 2.357,7 triliun.
Raden Agus Suparman, Konsultan Pajak Botax Con- sulting Indonesia, memperki- rakan, penerimaan pajak tahun ini hanya mencapai sekitar 98% dari target. Pasalnya,
posisi penerimaan hingga Agustus masih belum cukup aman untuk memastikan tar get penerimaan pajak sepan .jang 2026 tercapai. 2 Hitungan Raden, jika pemerintah ingin target tahun inl tercapai, realisasi penerimaai pajak ideal hingga Agustus: mencapai 63% atau lebih dari target sepanjang 2026.
Sumber : Harian Kontan, halam 2. Rabu, 2 September 2026.

WA only
Leave a Reply