Rupiah Gilas Dolar AS, Saham Emiten Properti Melesat

Jakarta, CNBC Indonesia – Saham-saham sektor properti naik tinggi pada sesi pertama perdagangan hari ini, Rabu (19/12/2018), seiring dengan penguatan rupiah.

Harga saham PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) menguat 3,05% menjadi Rp 338 per saham. Nilai transaksinya Rp 859 miliar. Harga saham PT Ciputra Development Tbk (CTRA) menguat 2,55% menjadi Rp 1.005 per saham dengan nilai transaksi Rp 3,4 miliar.

Harga saham PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) menguat 1,57% menjadi Rp 258 per saham. Nilai transaksinya Rp 7,37 miliar. Harga saham PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) naik 1,25% menjadi Rp 810 per saham. Nilai transaksinya Rp 4,67 miliar.

Harga saham PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) menguat 1,21% menjadi Rp 1.255 per saham. Nilai transaksinya Rp 3,44 miliar.

Hingga pukul 10:00 WIB, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat cukup tajam di perdagangan pasar spot hari ini. Dolar AS mampu didorong ke kisaran Rp 14.300. 

Pada Rabu (19/12/2018) pukul 10:00, US$ 1 dibanderol Rp 14.365. Rupiah menguat 0,9% dibandingkan posisi penutupan perdagangan hari sebelumnya.

Penguatan nilai tukar rupiah memang menjadi sentimen positif bagi emiten properti. Pasalnya, penguatan rupiah membuat beban emiten properti berkurang. Maklum, emiten properti banyak memiliki eksposure dalam dolar AS.

Emiten properti juga mendapat angin segar dari rencana pemerintah mengevaluasi tarif Pajak Pertambahan Nilai untuk Barang Mewah (PPnBM) sektor properti. Kebijakan ini dianggap bisa mendorong pertumbuhan sektor properti yang terus tumbuh lambat dalam dua hingga tiga tahun terakhir.

Sumber Cnbc Indonesia

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp WA only