Strategi Sri Mulyani Capai Target Pajak

Pengembang Perumahan Tunggak Pajak 205 Kendaraan Rp 595 Juta
August 21, 2018
Fitra: Target Setoran Pajak di 2019 Terlalu Tinggi
August 21, 2018

Jakarta. Pemerintah menargetkan penerimaan perpajakan mencapai Rp 1.781 triliun pada 2019. Dengan rincian, target penerimaan pajak non migas tumbuh 16,6 persen dari target outlook APBN-2019 atau sebesar Rp 1.510 triliun. Kepabeanan diprediksi tumbuh 5,6 persen menjadi Rp 208,7 triliun.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, untuk mencapai target penerimaan perpajakan pemerintah terus melakukan perbaikan-perbaikan di sektor perpajakan.

Salah satunya dengan menambah basis pajak baru yang tetap menjadi kebijakan utama pada otoritas pajak.

“Kita akan memperbaki dari sisi penggunaan database dengan adanya Automatic Exchange of Information (AEoI),” kata Srimulyani saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (20/8/2018).

“Strategi kita juga tetap akan kita fokuskan bagaimana menjaga momentum pertumbuhan ekonomi sehingga bisa menciptakan basis penerimaan pajak yang bagus. Tentu dengan situasi ekonomi yang makin dinamis kita juga akan perlu untuk memperbaiki kewaspadaan kita di dalam melihat dan mengantisipasi perubahan ini,” tambah dia.

Di sisi lain, lanjut Sri Mulyani mengatakan untuk menjaga penerimaan pajak kerjasama akan dilakukan untuk menangkal penghindaran dan pengelakan pajak dalam beberapa rencana aksi Base Erotion and Profit Shifting (BEPS) Organisation for Economic Co-operation and Development OECD.

“Kerjasama perpajakan internasional akses informasi itu, jadi kita akan tetap menjaga momentum yang seimbang antara disatu sisi mengumpulkan penerimaan pajak sama seperti tahun kemarin dan tahun ini, penerimaan pajak growthnya lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi namun momentumnya tetap terjaga,” pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengatakan, untuk mencapai target penerimaan perpajakan pemerintah akan terus melaksanakan reformasi perpajakan dengan meningkatkan kepatuhan dan pengawasan.

“Pemerintah juga akan mendorong transparansi informasi perpajakan serta pemberian insentif yang tepat sasaran untuk mendorong investasi,” ujar Sri Mulyani di Gedung JCC.

Sumber : Liputan6.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.

WhatsApp WA only