Bank DKI Konsisten Kembangkan Fitur Pembayaran Pajak Daerah

Pemerintah Jokowi optimis 8 juta UMKM akan terhubung internet hingga 2019
September 28, 2018
Banyak Pembeli iPhone yang Terciduk Bea Cukai Bandara
September 28, 2018

Jakarta – Atas upaya mendorong penerapan transaksi non tunai, Bank DKI memperoleh penghargaan The Best Bank in Digital Services dari majalah Tempo dalam acara penghargaan Indonesia Banking Award 2018.

Direktur Teknologi & Operasional Bank DKI, Priagung Suprapto, menyampaikan, saat ini Bank DKI telah melakukan pengembangan aplikasi JakOne Mobile dengan fitur pembayaran Pajak seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) DKI Jakarta.

“Untuk para wajib pajak DKI Jakarta, saat ini pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor tahunan dapat dilakukan dimana saja menggunakan aplikasi JakOne Mobile. Wajib pajak hanya perlu memasukkan nomor polisi kendaraan yang akan dibayar melalui JakOne Mobile. Selanjutnya, wajib pajak dapat melakukan pembayaran PKB sesuai dengan rincian jumlah nominal PKB yang tertera,” kata Priagung dalam siaran persnya, di Jakarta, Kamis (27/9).

Sebagai tambahan, wajib pajak juga bisa melakukan pembayaran PKB melalui fitur scan to pay pada QR Code yang tersedia di kasir pembayaran Samsat DKI Jakarta melalui JakOne Mobile. “Pembayaran PKB juga dapat dilakukan melalui mesin ATM dan EDC Bank DKI,” jelasnya.

Priagung menambahkan, pihaknya terus mendorong kemudahan layanan perbankan digital dengan menciptakan produk perbankan digital kepada nasabah yang tersegmentasi.

Pada nasabah perorangan, Bank DKI memiliki produk JakOne Mobile sebagai aplikasi layanan digital yang merupakan gabungan Mobile Banking dan Mobile Wallet yang dapat dipergunakan untuk melakukan transaksi kebutuhan sehari-hari pada merchant-merchantyang bekerja sama dengan Bank DKI.

“Selain itu, Bank DKI juga memiliki produk uang elektronik berbasis kartu yaitu JakCard sebagai alat pembayaran dengan menggunakan teknologi contactless-chip,” paparnya.

Pada sektor korporasi dan instansi, Bank DKI juga menyediakan aplikasi Cash Management System (CMS) sebagai solusi layanan perbankan berbasis internet untuk nasabah korporasi dalam melakukan monitoring dan transaksi keuangan secara realtime danonline.

“Dengan Cash Management System, Bank DKI akan memudahkan perusahaan untuk mendapatkan informasi posisi dana dari waktu ke waktu dan memberikan kemudahan dalam bertransaksi melalui sistem perbankan setiap saat secara online sehingga pengelolaan arus dana dapat dilakukan secara cepat dan akurat,” kata Priagung.

Selain itu, Bank DKI juga mengimplementasikan CMS SIAP BOS-BOP (Sistem Informasi Akuntabilitas Pendidikan Bantuan Operasional Sekolah – Bantuan Operasional Pendidikan) untuk menjawab kebutuhan layanan elektronik pada pengelolaan dana BOS dan BOP di sekitar 2.000 sekolah, yang selama ini dilakukan secara manual.

Sebagai bank yang memiliki fokus pada Business Linkages, Bank DKI memfokuskan kegiatan usahanya pada pembiayaan infrastruktur DKI Jakarta, peningkatan pelayanan publik termasuk diantaranya mendukung less cash society, peningkatan kualitas pendidikan, dukungan kepada sektor koperasi dan UMKM, serta membangun sinergi BUMD DKI Jakarta.

Bank DKI turut serta mendukung program kerja Pemprov DKI Jakarta dalam mewujudkan Jakarta Smart City diantaranya adalah dengan mengembangkan sejumlah layanan publik seperti bantuan sosial Kartu Jakarta Pintar, Kartu Lansia Jakarta, pembayaran e-Retribusi, e-Ticketing, e-KIR, e-Samsat, serta penyaluran kredit UMKM OK OCE.

Sumber: beritasatu.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.

WhatsApp WA only