Penerimaan Pajak DKI Jakarta Meningkat Lewat Aplikasi Online

Airlangga Hartarto Usulkan Skema Baru Pajak Kendaraan ke Sri Mulyani
October 2, 2018
Pemerintah Terbitkan Laporan Belanja Perpajakan
October 2, 2018

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyerap penerimaan pan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB-P2) DKI Jakarta senilai Rp3,15 triliun. Dana itu masuk sejak Juli hingga 14 September 2018 melalui aplikasi online JakOne Mobile yang dimiliki Bank DKI.

“Dari data jumlah penerimaan PBB yang kami terima terjadi lonjakan pembayaran PBB. Pada tiga bulan terakhir (Juli-September) Bank DKI telah menerima pembayaran PBB mencapai Rp3,15 triliun. Pembayaran dilakukan melalui channel Bank DKI, termasuk JakOne Mobile, kerja sama e-commerce dan ATM,” kata Sekertaris Perusahaan Bank DKI, Zulfarshah di Balai Kota, Minggu (30/9/2018).

Dia menjelaskan, aplikasi layanan keuangan JakOne Mobile memudahkan pembayaran PBB. Masyarakat dapat menjalankan kewajibannya di mana saja dan kapan saja.

“Wajib pajak hanya perlu memasukkan Nomor Objek Pajak (NOP) serta tahun pajak yang akan dibayar,” ujarnya.

Zulfarshah menilai hal itu sangat mendapat respons positif wajib pajak terhadap berbagai upaya yang telah dilakukan Bank DKI. Selain itu, Bank DKI mendatangi warga Jakarta melalui mobile branch Bank DKI.

“Bank DKI juga memberikan tambahan jam layanan khusus pembayaran PBB P-2 pada tanggal 14 September 2018 hingga pukul 22.00 WIB,” tuturnya.

Selain PBB, Bank DKI juga menerima pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan melalui JakOne Mobile. Wajib pajak hanya perlu memasukkan nomor polisi kendaraan yang akan dibayar.

“Selanjutnya, wajib pajak dapat melakukan pembayaran PKB sesuai dengan rincian jumlah nominal PKB yang tertera,” jelasnya.

Selain JakOne Mobile dan Jakcard, pada sektor korporasi dan instansi, Bank DKI menyediakan aplikasi Cash Management System (CMS) yakni layanan perbankan berbasis internet dalam melakukan monitoring dan transaksi keuangan secara realtime dan online.

“Sarana CMS juga digunakan untuk mendukung transaksi di 2 ribu sekolah di Jakarta yang menerima dana BOS dan BOP dengan sistem CMS SIAP BOS-BOP (Sistem Informasi Akuntabilitas Pendidikan Bantuan Operasional Sekolah – Bantuan Operasional Pendidikan),” tukasnya.

Sumber : okezone.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.

WhatsApp WA only