Pantaskah Sri Mulyani Dianugerahi Gelar Menkeu Terbaik?

Banyak Celah Kerugian Negara Dampak Kebijakan Fiskal Batubara, Ini Alasannya
October 17, 2018
Membandingkan Anggaran AS dan Indonesia
October 17, 2018

Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati baru saja menyabet gelar Menteri Keuangan Terbaik di Asia Pasifik Timur dari Global Markets, media cetak yang selalu hadir memberitakan Annual Meetings yang digelar oleh IMF/World Bank, ADB, sampai Inter-American Development Bank.

Sebelum ini, Sri Mulyani mendapatkan penghargaan Menteri Keuangan Terbaik di Asia Pasifik versi majalah Finance Asia. Kemudian, ia juga mendapatkan penghargaan dalam World Government Summit 2018.

Jika menilik alasan dari Global Markets, Sri Mulyani mempertahankan reputasi keuangan Indonesia di tengah kondisi yang lebih menantang dibandingkan saat ia kali pertama menjabat lebih dari 10 tahun lalu. Kebijakannya dianggap kredibel dan efektif, dikutip dari siaran pers kementerian.

Penghargaan tersebut diberikan di sela-sela Pertemuan Tahunan IMF-WBG Bali 2018 (IMF-WB Annual Meetings) di Nusa Dua, Bali.

Sri Mulyani telah mengatasi dua persoalan, yaitu pengumpulan pajak dan penyerapan anggaran pemerintah, menurut Global Markets.

Pengumpulan pajak tahun lalu (2017) mencapai 91% dari target dibandingkan pencapaian 83% pada dua tahun sebelumnya. Hal itu dibantu kebijakan amnesti pajak yang membantu membawa kekayaan Indonesia di luar negeri kembali ke tanah air.

Sementara belanja pemerintah tumbuh sangat cepat dalam tiga tahun sejak 2017, mencapai 21,1% dari PDB. Sedangkan serapan APBN meningkat hingga mencapai level tertinggi dalam enam tahun, menurut pernyataan kementerian.

Melihat data dan fakta, pantaskah Sri Mulyani meraih gelar-gelar tersebut?

 

Sumber : cnbcindonesia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.

WhatsApp WA only