Setelah UMP Naik, Tekstil Minta Tambah Insentif

Akhir September, Defisit APBN Capai Rp 200,2 Triliun
October 17, 2018
BPS: Mandatori B20 dan PPh 22 Belum Terlihat Tekan Impor
October 17, 2018

Jakarta – Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) berharap insentif tambahan dari pemerintah untuk menarik minat investor. Kalau kenaikan upah minimum provinsi (UMP) belum cukup.

Ketua API Ade Sudrajat, Selasa (16/10/2018), menjelaskan, kebijakan pemerintah menaikkan UMP menunjukkan keseimbangan antara pengusaha dan pekerja. Hal ini bisa memberi sentimen baik bagi investor.

Ade mengatakan, saat ini, belum ada investor baru di industri tekstil. Padahal, investasi harus dikembangkan agar sektor ini semakin kompetitif dalam menghadapi pasar global.

Untuk menarik investor, kata Ade, pemerintah perlu membuat kebijakan baru khsusnya mengenai intensif yang progresif. Misalnya, kebijakan tax holiday untuk industri padat karya. Kebijakan itu sangat efektif dalam menggaet masuknya investasi di industri tekstil.

“Tergantung prosedurnya, kalau prosedurnya seperti angkot harus melalui berbagai kementerian, mungkin kecil dampaknya bagi investasi. Tapi kalau one stop bisa membeludak,” ujar Ade.

Sumber: warta.sumedang.info

Leave a Reply

Your email address will not be published.

WhatsApp WA only