Inggris Akan Tebar Insentif Pajak Peritel Konvensional

Menkop dan UKM Yakin Rasio Kewirausahaan Bisa di Atas 5%
October 26, 2018
Kemenhub Siapkan Aturan Baru Taksi Online
October 29, 2018

LONDON. Inggris akan memangkas pajak hingga mencapai £ 900 juta atau setara dengan US$ 1,15 miliar bagi para pelaku ritel kelas kecil menengah. Menteri Keuangan Inggris Phillip Hammond, akan mengumumkan kebijakan ini dalam rancangan anggaran tahunan yang akan digelar awal pekan ini.

Dia mengatakan, pemangkasan pajak ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan daya saing toko ritel konvensional dengan peritel online. Para pelaku toko ritel telah lama mengeluhkan sistem pajak Inggris yang tidak adil. Pemerintah cenderung mengenakan pajak properti lebih rendah terhadap peritel online dan toko-toko di luar kota. Mulai tahun depan, setidaknya akan ada setengah juta peritel kecil yang akan mendapatkan sepertiga potongan pajak properti.

Selain memangkas pajak toko, pemerintah juga akan mengalokasikan dana mencapai £ 650 juta selama empat tahun ke depan untuk meningkatkan infrastruktur yang akan menghubungkan transportasi dari pusat kota menuju sentra perbelanjaan.

Insentif ini untuk membantu peritel konvensional bersaing dengan peritel online.

“Paket kebijakan ini akan memberikan kelonggaran jangka pendek bagi peritel yang kian tertekan. Ini juga akan memberi insentif bagi pusat-pusat kota untuk menghadapi tantangan baru dari perubahan kebiasaan berbelanja masyarakat,” ujar Hammond seperti dikutip Reuters.

Namun Kementerian Keuangan menolak untuk memberikan penjelasan apakah pemangkasan pajak ini akan permanen ataukah untuk tahun 2019 hingga 2020 saja. Sedangkan Kementerian Perdagangan menyambut baik kebijakan ini. Namun, jika nantinya akan menjadi kebijakan jangka panjang, diperlukan adanya reformasi kebijakan secara fundamental.

Terhitung awal bulan ini, Inggris secara sepihak bakal menerapkan pajak layanan digital jika dalam waktu dekat tidak ada kesepakatan internasional tentang bagaimana sistem pemungutan pajak yang diberlakukan untuk perusahaan-perusahaan ritel online seperti Amazon.com.

Sumber : Harian Kontan

Leave a Reply

Your email address will not be published.

WhatsApp WA only