Kekuatan Rupiah Mulai Pudar, Pagi Ini Melemah ke Rp14.755/USD

Bocorkan Strategi, Drajad Ungkap Kebijakan Pemerintah yang Anti Bisnis
November 12, 2018
Sri Mulyani Merapat ke Kantor Darmin Bahas Devisa Hasil Ekspor
November 12, 2018

JAKARTA – Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah di pembukaan pagi awal pekan ini. Rupiah berada di level Rp14.700-an per USD.

Padahal sebelumnya, Rupiah terus menguat ke level Rp14.500 per USD. Melebarnya defisif transaksi berjalan pada kuartal III-2018 dinilai jadi pemberat Rupiah untuk menguat.

Dilansir dari Bloomberg Dollar Index, Senin (12/11/2018) pukul 08.54 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange melemah 77,5 poin atau 0,53% ke level Rp14.755 per USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.755 per USD – Rp14.762 per USD.Sementara itu, YahooFinance mencatat Rupiah melemah 55 poin atau 0,37% ke Rp14.735 per USD. Dalam pantauan YahooFinance, Rupiah bergerak di kisaran Rp14.680 per USD – Rp14.755 per USD.

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani akan tetap waspada dengan menjaga defisit transaksi berjalan meskipun Rupiah menguat.

“Kita akan tetap fokus menjaga agar defisit transaksi berjalan atau Current Account Deficit (CAD) tetap bisa kita kelola karena itu adalah salah satu sumber yang dapat menimbulkan persepsi terhadap perekonomian Indonesia,” ujarnya di Kantor Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Jumat 9 November 2018.

Dia menjelaskan, pemerintah saat ini akan terus meningkatkan kebijakan untuk mendorong investasi. “Sehingga capital inflow masuk dan investasi dalam negeri juga bisa meningkat,” ungkapnya.

Sumber Okezone

Leave a Reply

Your email address will not be published.

WhatsApp WA only