Pangkas Pajak Penghasilan

Aksi beli asing dan penguatan rupiah jadi penopang IHSG akhir pekan
November 19, 2018
BI Siapkan Aturan untuk Rekening Khusus Devisa Hasil Ekspor SDA
November 19, 2018

BEIJING. Mantan Menteri Keuangan China Lou Jiwei mengatakan bahwa pemerintah Tiongkok harus memangkas pajak penghasilan bagi perusahaan maupun perorangan. Pemangkasan ini demi mendukung pertumbuhan ekonomi China yang melambat di tengah konflik perdagangannya dengan Amerika Serikat (AS).

Dilansir dari Reuters, Minggu (18/11), Lou menyebutkan, untuk menghadapi pertumbuhan ekonomi China yang terendah sejak krisis keuangan global, pemerintah  harus memprioritaskan proyek pembangunan jalan dan kereta cepat, kemudian mendorong penyaluran pinjaman di perbankan serta memangkas nilai pajak. “Ada ruang untuk memangkas pajak penghasilan, baik dari pajak perusahaan maupun perorangan,” kata Lou yang kini menjabat sebagai Ketua Dewan Nasional untuk Dana Jaminan Sosial (NCSSF).

Seperti diketahui, Oktober lalu, China menaikkan ambang batas pengumpulan pajak perorangan hingga 5.000 yuan atau US$ 720 per bulan dari nilai sebelumnya sebesar 3.500 yuan. Harapannya peningkatan batas tersebut bisa meningkatkan daya beli masyarakat. Pemerintah juga telah memangkas pajak pertambahan nilai dan biaya untuk perusahaan.

Sumber: Kontan

Leave a Reply

Your email address will not be published.

WhatsApp WA only