Masih Ada Sentimen Positif, Rupiah Akan Lanjutkan Penguatan

Pemerintah Siapkan Kemudahan di KEK
December 3, 2018
Menkeu Promosikan Investasi di Indonesia dalam Forum G20 Argentina
December 3, 2018

Nilai tukar rupiah hari ini akan bergerak di kisaran Rp14.288-14.313 per dolar Amerika Serikat (AS). Pergerakan rupiah berpotensi melanjutkan penguatan.

Senior Analyst CSA Research Institute Reza Priyambada mengatakan, Bank Indonesia (BI) maupun pemerintah akan memanfaatkan perang dagang sebagai peluang meningkatkan investasi di dalam negeri. Hal ini diharapkan dapat menjadi sentimen positif untuk membuat laju rupiah melanjutkan kenaikannya.

“Pergerakan rupiah mencoba untuk tidak bergeming dengan adanya pertemuan antara Presiden Xi dan Presiden Trump. Tetap mencermati dan mewaspadai berbagai sentimen yang dapat membuat rupiah kembali melemah,” kata Reza dalam hasil risetnya, Senin (3/12/2018).

Pergerakan rupiah pada akhir pekan lalu yang sekaligus menjadi penutup bulan November cenderung kembali melanjutkan kenaikannya. Pasalnya, laju rupiah memanfaatkan pelemahan dolar AS setelah terimbas sikap pelaku pasar yang menahan diri jelang pertemuan Presiden Xi dan Presiden Trump di sela pertemuan G-20 Summit yang akan membahas kesepakatan dagang.

Di sisi lain, pergerakan rupiah mendapat sentimen positif dari rencana pemerintah yang akan memberikan keleluasaan bagi industri yang tidak tercantum dalam beleid tax holiday untuk turut menikmati fasilitas libur pajak tersebut. Namun, ketentuannya harus melalui mekanisme yang berbeda.

Selain itu, adanya penilaian BI yang mencatat adanya aliran modal asing asing yang masuk ke pasar surat berharga negara dan kian maraknya transaksi pasar uang dengan menggunakan Domestic Non Deliverable Forward (DNDF) turut mendorong laju rupiah.

Sumber: inews.id

Leave a Reply

Your email address will not be published.

WhatsApp WA only