Cicil Tunggakan Pajak, TMII Masih Utang Rp 350 Juta

CIPAYUNG – Setelah sempat menunggak pajak sebesar Rp 1,9 miliar, akhirnya Taman Mini Indonesia Indah (TMII) telah membayar sebagian besar utang pajak senilai Rp 1,56 miliar.

Untuk itu, pihak Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) Jakarta Timur mencopot pelang dan stiker yang ada di sejumlah wahana TMII, seperti Snowbay, Desa Wisata, dan Skylift kereta gantung.

“Jadi kami melakukan pencopotan pelang dan stiker penunggak pajak di tiga obyek kawasan TMII, artinya pihak TMII sudah melakukan pembayaran terhadap tunggakan PBB P2,” ucap Kasudin BPRD Jakarta Timur Johari, Selasa (4/12/2018).

Bila membandingkan besarnya nominal pajak yang dibayarkan dengan total tunggakan, masih ada selisih sekira Rp 350 juta.

“Total tunggakan PBB untuk tujuh tempat di kawasan TMII senilai Rp 1,9 miliar dan sudah dibayarkan Rp 1,56 miliar,” ujarnya saat ditenui awak media di Desa Wisata, TMII, Ceger, Cipayung, Jakarta Timur.

Ia menjelaskan, sisa tunggakan tersebut merupakan utang pajak TMII di bawah tahun 2012, saat pembayaran pajak bumi dan bangunan masih ditangani oleh Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama.

“Pihak TMII merasa di bawah tahun 2012 tidak pernah menerima SPPT PBB (Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang Pajak Bumi dan Bangunan) dari KPP Pratama,” kata Johari.

“Baru setelah ditangani oleh Pemprov DKI Jakarta dalam hal ini BPRD, dilakukan upaya penagihan,” tambahnya.

Terkait tunggakan yang masih belum dibayarkan, Johari mengatakan, pihaknya masih menunggu proses selanjutnya karena pihak TMII sendiri masih melakukan negosiasi.

Meski demikian, Johari sangat mengapresiasi pihak TMII yang telah berupaya melakukan pembayaran pajak.

• Sempat Diguyur Hujan, Lokasi Wisata Taman Mini Indonesia Indah Diserbu Pengunjung Hari Ini

• Pihak TMII Bayar Tunggakan Pajak Sebesar Rp 1,5 Miliar

Sementara itu, Manager Informasi Wisata dan Budaya TMII Dwi Windiarto menjelaskan, pihak TMII selalu berkomitmen mentaati seluruh peraturan yang ada sehingga keterlambatan pembayaran pajak bukan semata-mata kesengajaan.

Sumber: jakarta.tribunnews.com

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp WA only