KPP Pratama Yogyakarta Latih UMKM Gunakan Smartphone untuk Pembukuan

Cerita Sri Mulyani Gunakan Media Sosial Sampaikan Kondisi APBN
December 5, 2018
Sri Mulyani Sudah Teken Aturan Setop Pungutan Ekspor CPO
December 5, 2018

Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Yogyakarta berkomitmen ikut berupaya memberikan pelatihan kepada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) agar lebih efektif dan efisien sehingga meningkatkan produktifitas usaha.

Berbagai pelatihan pun juga telah diberikan kepada UMKM mulai dari tahapan produksi, distribusi hingga bagaimana cara untuk meningkatkan omzet.

Kepala Yogyakarta’>KPP Pratama Yogyakarta, Guntur Wijaya Edi mengatakan, pelatihan ini sebagai bentuk tugas dan tanggung jawab mereka untuk ikut serta dalam membesarkan UMKM untuk meningkatkan perekonomian yang lebih baik.

“Saat ini kita menjadi pilot project di Yogyakarta, dengan harapan nanti di KPP lain mengikuti jejak langkah kita. Langkah yang kita lakukan, tempat pelayanan terpadu itu kita sediakan gerai untuk peningkatan UMKM,” kata Guntur pada Tribunjogja.com.

Pada kesempatan kali ini, Yogyakarta’>KPP Pratama Yogyakarta menggandeng Rumah Kreatif BUMN (RKB) BRI Yogyakarta memberikan pelatihan Pembukuan UKM Zaman Now, yakni aplikasi akuntansi berbasis smartphone di Rumah Kreatif BUMN pada Selasa (4/12/2018).

Pelatihan yang diberikan kepada UMKM ini, menghadirkan penggiat Rumah Kreatif BUMN, Bio Hadikesuma yang berfokus memberikan pemaparan dan strategi terkait administrasi pembukuan yang berbasis digital.

“Tujuannya para pelaku UMKM tahu usahanya laba atau rugi. Bukan hanya semata-mata menghitung pajak saja. Ini penting untuk desain maker ke depan, kalau rugi bagaimana mengatasi kalau laba kira-kira bagaimana terus meningkatkannya,” lanjutnya.

Khusus untuk UMKM, kata Guntur, laporannya sederhana, yang terpenting lanjutnya, ada kas masuk dan kas keluar yang dibukukan.

Disini para pelaku UMKM juga diberikan pengetahuan bagaimana memanfaatkan aplikasi smartphone untuk mempermudah pembukuan.

“Nanti laba atau rugi mana pajaknya secara sederhana akan kelihatan. Ini penting untuk desain maker dalam pengambilan kebijakan kedepan,” ucapnya.

Sementara itu, Kabag Bisnis Mikro BRI Kanwil Yogyakarta, Agung Yuendro mengatakan, peran BRI dalam memberikan pelatihan bagi UMKM yakni dengan memberikan fasilitas melalui Rumah Kreatif BUMN yang diselenggarakan melalui berbagai pelatihan.

“Kita memberikan fasilitas untuk tempatnya. Kami harapkan UMKM bisa meningkat lebih bagus. Dengan adanya pelatihan ini kita bisa mengetahui pengusaha yang bisa berkembang dengan baik,” kata Agung.

 

Sumber : tribunnews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.

WhatsApp WA only