Penurunan Tarif PPh Badan Bakal Menggerus Penerimaan Negara

Reformasi Perpajakan Dongkrak Kualitas Pelayanan Pajak
January 28, 2019
Skema Gross Split Jangan Dipaksakan di Semua Blok
January 28, 2019

Otoritas perpajakan diluar negeri sedang berlomba-lomba menurunkan tarif pajak penghasilan (PPh) badan. Organisasi untuk kerjasama dan Pembangunan Ekonomi (Organisation for Economic Co-operation and Development/OECD) mencatat, rata-rata tarif PPh badan di dunia turun, dari sebelumnya 28,6% pada 2000 menjadi 21,4% di 2018. Namun, pemerintah harus mengkaji secara mendalam untuk mengikuti tren penurunan tarif PPh badan tersebut. Soalnya, penurunan tarif PPh badan berpotensi memangkas penerimaan negara.

Perbandingan Tarif PPh Badan Indonesia dengan Negara Tetangga

  • Rata-rata tarif PPh badan di ASEAN : 22,35%
  • Rata-rata tarif PPh badab negara OECD : 23,69%

Efek Penurunan Tarif PPh Badan

Jika tarif PPh Badan turun dari 25% menjadi 17% seperti singapura, maka: Penerimaan turun Rp 137 triliun, angka ini setara

  • 1/3 Anggaran Pendidikan
  • 1/3 Anggaran Infrastruktur
  • Lebih besar dari Anggaran Kesehatan
  • 129,79 juta jiwa Penerima Bantuan Iuran (PBI) tidak bisa berobat gratis
  • Tidak ada dana untuk membayar tunggakan BPJS 
  • 18,7 juta murid dari keluarga miskin harus bayar biaya sekolah sendiri
  • Pemotongan biaya oprasional sekolah dan madrasah
  • Gaji guru tidak akan naik, bahkan dipotong
  • Penghentian banyak proyek infrastruktur dan mengakibatkan proyek mangkrak
  • Menambah defisit APBN sehingga utang negara akan bertambah

Sumber : Harian Kontan

Leave a Reply

Your email address will not be published.

WhatsApp WA only