Sri Mulyani Buka Pintu untuk Kaji Pajak Avtur

Cara Mudah Lapor dan Mengisi SPT Pajak Penghasilan Tahunan Secara Online, Batas Akhir 31 Maret 2019
February 13, 2019
Jusuf Kalla dorong peningkatan investasi bagi industri berorientasi ekspor
February 13, 2019

Jakarta. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengisyaratkan pihaknya terbuka untuk mengkaji ulang pajak yang dikenakan terhadap avtur menyusul tingginya harga tiket pesawat yang berdampak tidak hanya kepada penumpang tapi juga industri hotel dan pariwisata.

Ia mengatakan akan menunggu hasil pembicaraan antara Presiden Joko Widodo dengan PT Pertamina (Persero). Namun, jika memang pajaklah yang membuat harga avtur tinggi, pihaknya tidak menutup kemungkinan untuk mengkaji ulang pajak avtur.

“Saya menyampaikan sama seperti Garuda pernah menyampaikan, kalau itu sifatnya adalah level playing field, kita bersedia untuk meng-compare dengan negara lain,” ujarnya di Jakarta, Selasa (12/2/2019).

“Kita selalu dibandingkan dengan Singapura, Kuala Lumpur. Kalau treatment PPN itu adalah sama, kita akan berlakukan sama. Jadi, kita lihat supaya kita enggak ada kompetisi tidak sehat antara Indonesia dengan yang lainnya,” tandasnya.

Presiden Joko Widodo mengatakan akan memanggil PT Pertamina (Persero) guna membahas penjualan avtur yang disebutnya dimonopoli oleh perusahaan migas pelat merah itu.

Hal itu ia sampaikan setelah Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani menyebut harga tiket pesawat yang mahal sebagai penyebab turunnya tingkat hunian hotel. 

“Kenapa naik sedemikian tingginya? Karena kenaikan harga avtur,” ujarnya dalam Gala Dinner Peringatan HUT ke-50 PHRI di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin (11/2/2019). Turut hadir Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan sejumlah menteri Kabinet Kerja. 

Sumber : cnbcindonesia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.

WhatsApp WA only