RI Ajak Malaysia & Thailand Mengurangi Ekspor Karet

Defisit Neraca Dagang Januari Terburuk
February 18, 2019
Wismilak Kantongi Izin Kawasan Berikat
February 18, 2019

JAKARTA. Pemerintah RI akan mengajak Malaysia dan Thailand untuk menyelamatkan harga karet yang masih turun lewat pengurangan ekspor. Perundingan ini akan berlangsung dalam pertemuan Dewan Karet Tripartit Internasional atau Internasional Tripartite Rubber Council (ITRC) pada 21-22 Februari di Bangkok.

Maklum, harga kontrak karet di bursa Jepang pada awal tahun ini rata-rata hanya US$ 1,66 per kilogram (kg). Harga tersebut jauh lebih murah dibandingkan dengan kuartal satu tahun lalu mencapai US$ 1,79 per kg.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution akan jadi memimpin delegasi Indonesia dalam pertemuan itu. Direktur Jendral Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan Iman Pambagyo menerangkan, Indonesia akan mengusung dua topik utama dalam pertemuan tersebut. Pertama, rencana pembatasan ekspor karet dengan agreed export tonnage scheme (AETS). Kedua, peningkatan penggunaan karet di dalam negeri masing-masing negara. “Usulan volume akan dibahas di Bangkok,” kata Iman, Jumat (15/2).

Sumber: Harian Kontan

Leave a Reply

Your email address will not be published.

WhatsApp WA only