Ekonom ADBI prediksikan ekonomi Indonesia kuartal I-2019 tumbuh 5,22%

Konsumsi menyokong pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal I 2019
May 8, 2019
Menanti Kesepakatan AS-China
May 8, 2019

Konsumen berbelanja di pusat perbelanjaan retail di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Kamis (27/7). Berdasar data Asosiasi Pengusaha Retail Indonesia, pertumbuhan belanja retail pada Juni 2017 hanya tumbuh 5-6 persen, atau hanya separuh dari periode yang sama tahun lalu sebesar 11,75 persen. Kebutuhan pada pendidikan menjadi salah satu penyebab turunnya minat belanja barang masyarakat. Kompas/Totok Wijayanto (TOK) 27-07-2017

JAKARTA. Ekonomi Indonesia diperkirakan tumbuh 5,22% di kuartal I 2019. Pertumbuhan ekonomi terutama ditopang pertumbuhan konsumsi rumah tangga.

“Masih konsumsi rumah tangga, disusul oleh investasi dan kemudian net ekspor,” kata ekonom Asia Development Bank Institute (ADBI) Eric Sugandi saat dihubungi Kontan.co.id, Jumat (3/5).

Momentum pemilu, pengeluaran pemerintah dan konsumsi lembaga non-profit rumah tangga (LPNRT) juga membantu pertumbuhan ekonomi meskipun kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi relatif kecil bila dibandingkan dengan konsumsi rumah tangga dan investasi.

Dari sisi lapangan usaha atau supply side, pendorong utama pertumbuhan ekonomi masih berasal dari sektor manufaktur. Serta ditopang sektor perdagangan, agrikultur, konstruksi dan transportasi.

Kendati begitu, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan industri manufaktur besar dan sedang pada kuartal I-2019 melambat yakni hanya tumbuh 4,45% secara tahunan, padahal periode sama tahun lalu tumbuh 5,36%.

Sepanjang tahun ini, Eric memprediksikan pertumbuhan ekonomi dikisaran 5,2% hingga 5,3%.

Sumber : Kontan.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published.

WhatsApp WA only