Kunci Supaya Pertumbuhan Ekonomi RI Tak Minus di 2020

Sri Mulyani Segera Sampaikan Postur APBN 2020
May 8, 2020
Mal Mau Dibuka Lagi, Pengusaha Mal Ingatkan Risiko Lengah!
May 8, 2020

Jakarta: Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad menyebut kunci untuk mencegah pertumbuhan ekonomi minus adalah menyelesaikan masalah kesehatan imbas virus korona (covid-19). Pemerintah harus bisa mengurangi peningkatan jumlah kasus korona.

“Itu penting bagaimana ini bisa berhenti artinya flattening curve-nya bisa lebih cepat. Kalau ini tidak dipastikan Juni-Juli maka kita yakin pertumbuhan ekonomi kita akan minus,” kata dia dalam diskusi di Jakarta dilansir Kamis, 7 Mei 2020.

Di sisi ekonomi, Tauhid menyarankan pemerintah meningkatkan jumlah bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat. Tujuannya adalah untuk menjaga pertumbuhan konsumsi masyarakat yang tertekan akibat dari pembatasan aktivitas selama korona.

“Katakanlah Rp600 ribu untuk BLT ataupun sembako itu hanya 31 persen dari masyarakat miskin dan hampir miskin. Dengan kondisi seperti ini masyarakat tidak mendapatkan penghasilan, bantuan tersebut tidak efektif dalam mendorong konsumsi mereka karena ini kondisinya tidak normal,” jelasnya.
 
Indef merekomendasikan agar pemerintah menambah jumlah maupun penerima bantuan agar benar-benar mampu menjaga daya beli masyarakat. Di samping itu diperlukan integrasi data penerima bansos baik oleh pemerintah daerah ataupun pemerintah pusat.
 
Bukan hanya itu, relaksasi pajak yang diberikan pemerintah juga dinilai belum maksimal terutama dalam mendorong daya beli masyarakat. Sebab Tauhid menilai proses pendataan relaksasi pajak baru dilakukan April dan verifikasi di Mei, sehingga kemungkinan relaksasinya masuk di Juni.
 
“Artinya di kuartal II relaksasi pajak belum bisa mendorong pertumbuhan ekonomi kuartal II. Jadi menurut saya sampai kuartal II masih belum terlalu efektif, jadi konskuensinya pertumbuhan ekonomi kita akan jauh lebih drop meskipun sudah ada stimulus,” ungkap dia.

Sumber: medcom.id

Leave a Reply

Your email address will not be published.

WhatsApp WA only