NEW DELHI. Produsen mobil terkemuka India mengumumkan penjualan kepada diler naik signifikan di Desember. Ini berkat kebijakan pemotongan pajak yang dilakukan pemerintah India.
Pada September 2025 lalu, India memangkas pajak barang dan jasa untuk mobil kecil menjadi 18% dari sebelumnya 28%. Selain itu, pajak untuk sport utility vehicle (SUV) dengan kapasitas mesin lebih dari 1.500 cc turun menjadi 40% dari sekitar 50%.
Reuters melaporkan, kebijakan ini menguntungkan produsen dengan portofolio mobil kecil. Maruti Suzuki mencatat peningkatan penjualan 50% menjadi 92.929 unit di segmen mobil kecil, yang merupakan segmen produk terbesar perseroan ini. Ini level tertinggi sejak Januari 2025.
Penjualan kendaraan utilitas Maruti Suzuki juga naik 33%. Sementara total penjualan kepada diler domestik melonjak 37% ke rekor tertinggi, yakni sebanyak 178.646 unit.
Sementara Tata Motors melaporkan peningkatan penjualan kendaraan penumpang di pasar domestik sebesar 13%.
Sepetember lalu, India memangkas pajak untuk mobil kecil dari 28% jadi 18%.
Model kendaraan terlaris, seperti kendaraan utilitas Nexon dan Punch, serta mobil kecil Tiago, menjadi pendorong pertumbuhan.
Nexon, yang dikenakan pajak 18%, adalah mobil terlaris di India pada periode Oktober dan November. Dengan demikian, Tata Motors yakin bisa memimpin penjualan di seluruh industri pada Desember.
Tata memperkirakan pertumbuhan penjualan akan meningkat dalam beberapa bulan menadatang, seiring dimulainya pengiriman model-model yang baru diluncurkan, seperti SUV Sierra.
Mahindra & Mahindra, yang seluruh portofolio mobilnya terdiri dari SUV, juga mengatakan penjualan bulanan tumbuh 23% pada Desember. Sementara pertumbuhan penjualan di tahun fiskal 2026 berjalan mencapai 18%.
Realisasi pertumbuhan penjualan tersebut termasuk yang tercepat di India. Kenaikan penjualan dibantu oleh peluncuran mobil baru dan meningkatnya preferensi pelanggan terhadap SUV berteknologi canggih.
Sumber : Harian Kontan 2 Januari 2026, Halaman 16

WA only
Leave a Reply