2,4 Juta WP Belum Aktivasi Coretax, 631.659 Wajib Pajak Sudah Lapor SPT

Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan melaporkan bahwa sebanyak 631.659 wajib pajak (WP) telah menyampaikan surat pemberitahuan (SPT) Tahunan tahun pajak 2025 per 26 Januari 2026 pukul 07.00 WIB.

Jumlah tersebut antara lain, 532.668 WP orang pribadi karyawan telah menyampaikan SPT Tahunan, diikuti 70.088 WP orang pribadi non-karyawan, dan 28.784 WP badan. Sementara itu, pada saat yang sama, ada 119 WP Beda Tahun Buku yang menyampaikan SPT Tahunannya.

Adapun, mulai 2026, pelaporan SPT Tahunan dilakukan melalui melalui sistem inti administrasi perpajakan alias Coretax.

Sementara itu, Direktorat Jenderal Pajak mencatat WP yang sudah melakukan aktivasi akun Coretax mencapai 12.529.341 akun. 

Secara terperinci, capaian tersebut didominasi oleh WP orang pribadi yang mencapai angka 11,58 juta akun. Sementara itu, WP badan tercatat sebanyak 851.949 akun, diikuti oleh instansi pemerintah sebanyak 89.144 akun, dan pemungut Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE) sebanyak 223 akun.

Adapun, Direktorat Jenderal Pajak mencatat total 14,9 juta WP yang wajib lapor SPT tahun pajak 2025 pada tahun ini. Artinya, masih ada sekitar 2,4 juta WP yang belum aktivasi akun Coretax.

Sebagai catatan, masa pelaporan SPT Tahunan WP orang pribadi yaitu pada 1 Januari sampai dengan 31 Maret 2026. Sementara itu, periode pelaporan WP Badan yaitu 1 Januari hingga 30 April 2026.

Sebelumnya, Direktur P2Humas Direktorat Jenderal Pajak Rosmauli mengatakan bahwa pihaknya terus mendorong WP untuk mengaktivasi akun Coretax agar bisa melaporkan SPT.

“Kita dorongnya lewat pemberi kerja. Kemudian lewat, kita juga didorong oleh surat edaran Kemenpan-RB yang SA07 untuk mewajibkan seluruh ASN dan PNS segera mengaktifkan sebelum tanggal 31 Desember. Kemudian kita lakukan sosialisasi dengan asosiasi-asosiasi,” kata Rosmauli di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Senin (29/12/2025).

Sumber: bisnis.com

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp WA only