Vietnam memutuskan memperpanjang penangguhan pajak bahan bakar hingga akhir Juni. Sebelumnya, kebijakan tersebut hanya akan diberlakukan hingga 15 April.
Reuters melaporkan, mengutip pernyataan resmi Majelis Nasional Vietnam, Minggu (12/4), bahwa kebijakan perpanjangan tersebut diambil untuk menstabilkan pasar domestik. Alasannya, konflik Iran yang terus berlangsung mengganggu pasokan.
Majelis Nasional, yang merupakan lembaga pembuat undang-undang di Vietnam, telah mengesahkan resolusi tentang penangguhan pajak perlindungan lingkungan dan pajak konsumsi khusus atas bahan bakar. Menurut data dari Petrolimex, harga bensin naik 17% dan harga solar naik 70% di Vietnam.
Sekadar mengingatkan, penangguhan pajak atas bahan bakar ini telah berlaku sejak akhir Maret. Kementerian Keuangan Vietnam bulan lalu mengatakan bahwa penangguhan pajak akan mengurangi pendapatan yang masuk ke kas negara sebesar 7,2 triliun dong, atau sekitar Rp4,67 triliun, per bulan.
Sumber : Harian Kontan, Senin, 13 April 2026.

WA only
Leave a Reply